Geledah 4 Lokasi, KPK Sita Bukti Kasus Pengadaan Barang Terkait COVID di KBB

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 22 Mar 2021 10:45 WIB
Gedung baru KPK
Gedung Baru KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Penyidik KPK menggeledah empat tempat terkait kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat pada 2020. KPK menyita sejumlah bukti berupa dokumen dan barang elektronik terkait dengan perkara.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan penggeledahan pertama dilakukan pada Sabtu (20/3/2021) di wilayah Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung. Ada tiga lokasi yang digeledah. Ketiganya merupakan rumah dari pihak-pihak yang diduga terkait dengan perkara ini.

"Di 3 lokasi ini, telah ditemukan dan diamankan bukti di antaranya berbagai dokumen dan barang elektronik yang diduga terkait perkara," kata Ali kepada wartawan di gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (22/3).

Penggeledahan kemudian dilanjutkan pada Minggu (21/3) dengan menggeledah rumah yang juga milik pihak terkait perkara ini. Adapun lokasinya berada di wilayah Cimareme, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

"Untuk 1 lokasi penggeledahan tersebut ditemukan dan diamankan bukti berupa barang elektronik yang terkait dengan perkara," katanya.

"Selanjutnya bukti-bukti tersebut segera dianalisa untuk diajukan penyitaannya guna menjadi bagian kelengkapan berkas perkara penyidikan dimaksud," tambahnya.

Seperti diketahui, KPK mulai melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang terkait COVID-19 di Bandung Barat. KPK menyebut kasus itu terkait pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat pada 2020.

"KPK telah selesai melakukan penyelidikan dan ditemukan adanya kecukupan alat bukti. Maka benar saat ini KPK telah menaikkan ke tahap penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020," ujar Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (16/3).

Ali belum menjelaskan lebih lanjut soal siapa tersangka dalam kasus ini. Dia mengatakan tersangka dan konstruksi perkara bakal diumumkan dalam konferensi pers KPK.

"Pengumuman tersangka akan disampaikan saat tim penyidik KPK telah melakukan upaya paksa penangkapan atau penahanan para tersangka telah dilakukan," ucapnya.

Ali juga belum menjelaskan detail apakah penggeledahan di rumah dan kantor Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna, ada kaitannya atau tidak dengan kasus ini. Dia mengatakan perkembangan penanganan kasus bakal disampaikan secara bertahap.

(eva/eva)