9 WNA di Bali Terjaring Razia Prokes, 2 Langsung Didenda Rp 1 Juta

Tim detikcom - detikNews
Senin, 22 Mar 2021 10:40 WIB
WNI di Bali terjaring razia prokes
WNA di Bali terjaring razia prokes (Foto: Dok. Pemprov Bali)
Denpasar -

Sebanyak sembilan warga negara asing (WNA) terjaring razia protokol kesehatan (prokes) di wilayah Seminyak, Kuta, Bali. Bahkan ada dua WNA yang langsung dikenakan sanksi denda administrasi dengan membayar uang sebesar Rp 1 juta dan seorang warga lokal didenda Rp 100 ribu.

"Pelanggar yang tidak bisa membayar denda administratif diberikan surat panggilan sebanyak empat orang, terdiri dari tiga WNA dan satu WNI serta lima orang diberikan teguran karena pemakaian masker tidak baik dan benar," kata Kasatpol PP Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/3/2021).

Dewa Dharmadi menuturkan razia yang dilakukan pihaknya ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari unsur Satpol PP Provinsi Bali, TNI, Polda Bali, Polresta Denpasar, Imigrasi serta Satpol PP Kabupaten Badung. Razia dilakukan sebagai penegakan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 10 Tahun 2021 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

Selain itu, razia kepatuhan prokes juga dilakukan sebagai penegakan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 06 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/Kelurahan dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali. Dewa Dharmadi berharap masyarakat bisa mematuhi peraturan pemerintah terkait dengan penanganan COVID-19 agar situasi bisa segera kembali pulih dan normal.

Menurut Dewa Dharmadi, Pergub Bali Nomor 10 Tahun 2021 serta SE Gubernur Bali Nomor 06 Tahun 2021 sudah dijalankan dengan baik. Meski demikian, diakuinya masih ada masyarakat yang membandel. Bahkan hal itu dilakukan oleh WNA yang seharusnya tunduk dan mengikuti aturan dimana mereka berada.

"Secara umum kami melihat seluruhnya sudah tertib, tetapi masih ada yang melakukan pelanggaran. Sehingga langsung kami lakukan penindakan baik sanksi administrasi maupun teguran," ucapnya.

Simak juga video 'Satgas: Mayoritas Daerah Patuh Prokes, Kasus Corona Menurun':

[Gambas:Video 20detik]



(fas/fas)