Banyak Korban Pasal 27 UU ITE, Waketum Gerindra Ungkit Kasus Ahmad Dhani

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Sabtu, 20 Mar 2021 14:13 WIB
Habiburokhman
Habiburokhman (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Menko Polhukam Mahfud Md menyebut UU ITE menelan banyak 'korban', khususnya penggunaan Pasal 27. Partai Gerindra sepakat dengan Mahfud dengan banyaknya korban dari penerapan UU ITE.

"Saya sependapat bahwa memang sudah banyak korban UU ITE," kata Waketum Partai Gerindra Habiburokhman kepada wartawan, Sabtu (20/3/2021).

Habiburokhman, yang pernah menjadi advokat, merasakan betul soal penerapan pasal UU ITE. Anggota Komisi III ini menyinggung soal kasus yang sempat mendera musisi Ahmad Dhani.

"Sebelum di DPR, saya berprofesi sebagai advokat dan mengadvokasi langsung banyak orang yang merasa dikriminalisasi dengan UU ITE, seperti Ahmad Dhani, Asma Dewi, dan banyak lainnya," ujarnya.

Partai Gerindra, kata Habiburokhman, menunggu sikap pemerintah di DPR soal pengajuan revisi UU ITE. Habiburokhman menilai UU ITE mudah digunakan oleh pihak-pihak tertentu untuk kriminalisasi.

"Intinya, ketentuan dalam UU ITE terlalu lentur sehingga mudah digunakan untuk mengkriminalisasi. Kami di DPR sedang menunggu apakah pemerintah jadi mengajukan revisi," imbuhnya.

Menko Polhukam Mahfud Md sebelumnya menerima keluhan dari warga soal Pasal 27 UU ITE saat menyambangi kedai Kopi Johny di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (20/3). Kedatangan Mahfud diterima pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Saksikan video 'Hotman Paris ke Mahfud Md: di Inggris UU ITE Murni Perdata':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2