1 Preman Lain Pelempar Truk Pakai Batu di Sumut yang Viral Ditangkap

Ahmad FIM - detikNews
Jumat, 19 Mar 2021 17:56 WIB
Pelaku kejahatan jalanan diborgol polisi / pelaku street crime. Agung Pambudhy/Detikcom.
Ilustrasi pelaku ditangkap. (Agung Pambudhy/detikcom)
Labuhanbatu -

Polisi kembali menangkap pelaku pelemparan kaca truk di Jalan Lintas Sumatera Aek Ledong, Asahan, Sumatera Utara (Sumut), yang viral di media sosial (medsos). Pelaku kedua ini ditangkap di Torgamba Labuhanbatu Selatan (Labusel).

"Ya benar, seorang tersangka lainnya telah ditangkap Tekab Reskrim Polres Labuhanbatu, di tempat, di Aek Paing, Torgamba, Labusel," kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan kepada wartawan, Jumat (19/3/2021).

Deni mengatakan tersangka yang berinisial AP alias Anggi (21) ditangkap di tempat persembunyiannya pada pukul 03.00 WIB tadi. Sebelumnya tersangka ini kerap berpindah-pindah tempat persembunyian.

"Selama beberapa hari ini, tersangka ini selalu berpindah-pindah tempat persembunyian. Tadi malam terdeteksi di Labusel. Sehingga langsung diburu dan disergap Tekab Labuhanbatu," ujar Deni.

Dalam video pelemparan kaca truk yang viral tersebut, Anggi dikatakan Deni merupakan tersangka yang melakukan pelemparan batu ke kaca truk tersebut. Sebelumnya pada Rabu (17/3) lalu polisi telah menangkap rekan Anggi yang bernama Eko.

"Yang pertama ditangkap, Eko merupakan jokinya dalam peristiwa pelemparan itu. Sementara si Anggi ini merupakan yang dibonceng. Yang melempar batu," jelas Deni.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Parikhesit mengatakan, setelah ditangkap, pihaknya langsung menyerahkan Anggi, yang merupakan penduduk Gunting Saga, Labuhanbatu Utara, ke Polsek Pulau Raja, Asahan.

"Siang ini, tersangka langsung kita antar ke Polsek Pulau Raja karena TKP-nya di wilayah hukum Polsek tersebut," katanya.

Parikhesit menegaskan bahwa penangkapan kedua tersangka pelaku pelemparan truk yang viral ini merupakan kerja sama Polres Labuhanbatu dan Polres Asahan.

"Pengungkapan kasus ini adalah hasil kerja sama antara Polres Labuhanbatu dan Asahan. Baik itu Polsek Kualuh Hulu, Polsek Pulau Raja, maupun Polres Labuhanbatu dan Polres Asahan," katanya.

Sebelumnya, polisi menangkap tersangka Eko (38), yang melarikan diri ke Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), pada Rabu (17/3). Pelaku ditangkap di dalam sebuah gubuk saat sedang tidur.

Polisi mengatakan pelaku melempar batu ke truk karena kesal tak diberi uang. Kedua pelaku tak terima diberi uang Rp 5.000. Mereka lalu mengambil batu dan melempar truk yang datang dari daerah Lampung menuju Kabupaten Langkat.

"Motifnya kesal mereka tak diberi uang. Jadi awalnya mereka memepet truk itu di wilayah Aek Kanopan Labura. Dipepet ya, truk ini sambil jalan mereka minta uang, dikasih sopir truk, tapi Rp 5.000," kata Kapolsek Pulo Raja AKP Maralidang Harahap saat dimintai konfirmasi wartawan, Kamis (18/3).

(jbr/jbr)