KPK Sita Dokumen dari Operator Ihsan Yunus Terkait Kasus Bansos Corona

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Jumat, 19 Mar 2021 14:16 WIB
Ali Fikri
Plt Jubir KPK Ali Fikri (Ari Saputra/detikcom)

Dalam adegan ke-6, ada transaksi pemberian uang sebesar Rp 1,5 miliar dari tersangka Harry Sidabukke ke Yogas. Sedangkan di adegan 17, Yogas kembali menerima 2 unit sepeda Brompton dari Harry.

Pemberian uang Rp 1,5 miliar dan 2 unit sepeda Brompton itu belum diketahui apa ada keterkaitan dengan Ihsan Yunus atau tidak. KPK masih enggan membeberkan terlebih dahulu.

Belakangan, nama Ihsan tak ada di dalam dakwaan terdakwa penyuap Juliari Batubara, Harry, dan Ardian IM. KPK juga telah memberi penjelasan terkait 'hilangnya' nama Ihsan Yunus.

"Surat dakwaan JPU KPK tentu disusun berdasarkan fakta-fakta rangkaian perbuatan para tersangka yang diperoleh dari keterangan pemeriksaan saksi-saksi pada proses penyidikan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Jumat (26/2).

"Dalam berkas perkara terdakwa Harry Sidabukke dkk ini, Ihsan Yunus saat itu belum dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik," imbuhnya.


(run/haf)