Jambret HP Perwira Polisi di Pinggir Jalanan Medan, 3 Orang Ditangkap

Datuk Haris Molana - detikNews
Jumat, 19 Mar 2021 11:51 WIB
Polda Sumut menangkap sindikat penjambret yang menggasak ponsel anggota polisi di Medan (dok Polda Sumut)
Foto: Polda Sumut menangkap sindikat penjambret yang menggasak ponsel anggota polisi di Medan (dok Polda Sumut)
Medan -

Tiga orang sindikat pencuri ditangkap polisi atas kasus penjambretan handphone (HP) anggota polisi di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Mereka terdiri dari pencuri dan penadah.

"Petugas menangkap dua orang pelaku dan satu orang penadah," kata Dirreskrimum Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja, Jumat (19/3/2021).

Tatan mengatakan aksi penjambretan tersebut berawal saat korban, Kompol Rekoles Edison Samosir yang berdinas di Bidhumas Polda Sumut sedang membalas pesan WhatsApp di pinggir Jalan Cemara, Kecamatan Medan Timur, pada Rabu (10/3) malam. Tiba-tiba, dua orang datang menuju arah korban dan langsung mengambil HP-nya.

"Korban berhenti untuk membalas pesan WhatsApp. Tiba-tiba datang seorang pelaku berjalan kaki lalu menarik HP korban. Pelaku lari menuju ke arah rekannya yang menunggu di atas sepeda motor. Keduanya lalu tancap gas, sedangkan korban membuat pengaduan ke Polsek Medan Timur," ujar Tatan.

Menerima laporan korban, kemudian personel Subdit III/Jahtanras Polda Sumut melakukan penyelidikan. Hasilnya, petugas mengamankan seorang pria AT (32) warga Jalan Bilal Ujung Medan Timur.

"Awalnya kita mengamankan seorang pria yang merupakan pembeli HP milik korban (penadah). Hasil interogasi AT menerangkan bahwa dia mendapatkan HP tersebut dengan cara transaksi tukar tambah dengan HP milik pelaku. AT memberi tambahan sebesar Rp 500 ribu," sebut Tatan.

Kemudian, AT mengaku kalau HP itu dibelinya dari dua tersangka yakni RS (16) dan DP (17). Petugas lalu mengejar dan menangkap kedua tersangka di Jalan Purwosari Kecamatan Medan Timur.

"Setelah diinterogasi kedua pelaku mengakui perbuatannya," sebut Tatan.

Kedua pelaku beserta barang bukti sepeda motor yang digunakan beraksi dan HP milik korban dibawa ke Mapolda Sumut. "Kita masih melakukan pengembangan, kita menduga pelaku sudah sering beraksi," tambahnya.

(jbr/jbr)