MK Perintahkan Penghitungan Suara Ulang Pilbup Sekadau Kalbar

Andi Saputra - detikNews
Jumat, 19 Mar 2021 11:20 WIB
Kegiatan di Mahkamah Konstitusi (MK) nampak berjalan normal seperti biasa. Rencananya, BPN Prabowo-Sandiaga akan menyampaikan gugatan Pemilu hari ini.
Gedung MK (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan penghitungan suara ulang Pemilihan Bupati (Pilbup) Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar) di Kecamatan Belitang Hilir. Penghitungan suara ulang itu tanpa perlu melaporkan hasilnya ke MK, cukup dilaporkan ke KPU RI.

"Memerintahkan KPU Kabupaten Sekadau untuk melakukan Penghitungan Suara Ulang di seluruh TPS pada Kecamatan Belitang Hilir dalam waktu paling lama 30 hari kerja sejak diucapkannya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) ini," kata Ketua MK membacaan putusan dalam sidang yang disiarkan chanel YouTube MK, Jumat (19/3/2021).

Alasan MK karena di kecamatan tersebut terdapat sejumlah suara yang tidak sah sehingga perlu dihitung ulang.

"Selanjutnya hasil dari pelaksanaan penghitungan ulang tersebut ditetapkan oleh KPU Sekadau setelah digabungkan dengan perolehan suara yang tidak dibatalkan berdasarkan Keputusan KPU Sekadau. Selanjutnya dituangkan dalam keputusan baru hasil akhir perolehan suara masing-masing pasangan calon tanpa harus melaporkan ke MK," kata Anwar Usman.

MK juga memerintahkan KPU RI untuk melakukan supervisi kepada KPU Kalbar dan KPU Sekadau dalam melaksanakan putuasan MK. Perintah itu juga berlaku untuk Bawaslu RI.

"Memerintahkan Polri berserta jajarannya, khususnya Polres Sekadau dan Polda Kalbar untuk melakukan pengamanan proses pelaksanaan penghitungan suara Pilbup Sekadau sesuai dengan kewenangannya," pungkas Anwar.

Sebagaimana diketahui, gugatan hasil penghitungan suara Pilkada Sekadau diajukan oleh pasangan inkumben Rupinus-Aloysius. Pasangan ini mendapat 56.479 suara atau 49,2 persen. Sedangkan rivalnya pasangan Aron-Subandrio mendapat 58.023 suara atau 50,8 persen.

(asp/mae)