KPK Ungkap Bukti Kuat Aliran Uang soal Apartemen bagi 3 Sespri Edhy Prabowo

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Kamis, 18 Mar 2021 16:25 WIB
Mantan Menteri KKP, Edhy Prabowo kembali diperiksa kasus suap terkait perizinan ekspor benih lobster. Edhy tampak memakai rompi tahanan dengan tangan diborgol.
Edhy Prabowo (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK angkat bicara terkait pernyataan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo (EP), yang mengaku memakai uang pribadi untuk membiayai sewa apartemen tiga sekretaris pribadi (sespri) perempuan. KPK menyebut punya bukti kuat soal aliran uang yang digunakan Edhy.

"KPK tentu telah memiliki alat bukti kuat terkait dugaan penggunaan aliran uang yang diduga diterima tersangka EP dari para eksportir benih lobster dimaksud," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, kepada wartawan, Kamis (18/3/2021).

Ali menjelaskan, saat ini berkas perkara Edhy Prabowo masih dalam tahap penyelesaian pemberkasan. Setelah itu, bila nantinya berkas dinyatakan lengkap, jaksa penuntut umum (JPU) KPK akan segera menyusun dakwaan dan melimpahkan berkas ke pengadilan Tipikor.

"Saat ini perkara atas nama tersangka EP dkk masih tahap penyelesaian pemberkasan. Berikutnya akan segera diserahkan kepada tim jaksa peneliti," jelas Ali.

"Jika berkas dinyatakan lengkap, tim JPU KPK akan susun surat dakwaan dan segera melimpahkan perkara tersebut ke pengadilan Tipikor," imbuhnya.

Ali mengatakan pihaknya akan menyampaikan secara terbuka seluruh bukti yang dimiliki terkait kasus suap ekspor benur ini. Salah satunya terkait dugaan penggunaan uang oleh Edhy dari hasil suap ekspor benur.

"Di depan persidangan, kami akan sampaikan secara terbuka seluruh bukti-bukti penggunaan uang yang diduga diterimanya tersebut," ujar Ali.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2