Suami Nindy Ayunda Jadi Tahanan Kota Selama Perawatan COVID

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 18 Mar 2021 11:39 WIB
Askara Parasady Harsono, suami Nindy Ayunda, saat ditemui di Polres Metro Jakarta Barat.
Foto: Suami Nindy Ayunda, Askara Parasady Hapsoro (Pool/Palevi S/detikFoto)
Jakarta -

Suami Nindy Ayunda, Askara Parasady Harsono (APH) saat ini sedang dirawat di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat karena COVID-19. Selama perawatan tersebut, penahanan Askara dialihkan menjadi tahanan kota.

Askara berstatus sebagai tersangka kasus narkoba dan kepemilikan senjata api yang ditangani Polres Metro Jakarta Barat. Penahanan Askara akan dipindahkan kembali ke rutan apabila sudah dinyatakan negatif COVID-19.

"Penahanan dialihkan menjadi tahanan kota nanti setelah dinyatakan negatif kita alihkan lagi jadi tahanan rutan untuk selanjutnya kita limpahkan ke PN Jakbar untuk proses persidangan," ujar Kasi Intel Kejari Jakbar, Edwin Beslar, saat dikonfirmasi, Kamis, (18/3/2021).

Suami Nindy Ayunda itu dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19. Askara dirawat di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat sejak Senin (15/3) lalu.

Untuk diketahui, berkas perkara kasus narkotika dan kepemilikan senjata api suami Nindy Ayunda ini sebelumnya telah dinyatakan lengkap (P21). Penyidik Polres Metro Jakarta Barat kemudian melimpahkan Askara ke Kejari Jakarta Barat.

"Terkait perkembangan atas pemberkasan kasus penyalahgunaan narkoba tersangka A, suami Nindy Ayunda, saat ini berkas penyidikan telah memasuki tahap pertama atau telah dilimpahkan penyidik ke kejaksaan," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Ronaldo Maradona Siregar dalam keterangannya, Selasa (9/2/2021).

Askara Parasady Harsono (APH) ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat pada 7 Januari 2021. Ia ditangkap di kediamannya di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan atas dugaan penyalahgunaan narkoba.

Dari penangkapan tersebut, polisi menemukan narkoba jenis Happy Five atau H5 hingga alat isap sabu. Polisi juga menemukan senjata api saat penggeledahan tersebut.

Hasil penyelidikan polisi, Askara tidak memiliki izin kepemilikan senjata api. Ia pun kemudian ditetapkan sebagai tersangka terkait kepemilikan senjata api ilegal tersebut.

Berkas perkara kepemilikan senjata api ilegal juga sudah dinyatakan P-21. Penyidik kemudian melimpahkan tersangka Askara ke jaksa.

"Untuk berkas perkara, rencana minggu ini akan kami kirimkan ke jaksa penuntut umum," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi di Polres Metro Jakarta Barat, Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat, Selasa (2/2).

(mei/mea)