Resmikan Bandara Toraja, Jokowi Ajak Wisatawan Kunjungi Negeri di Atas Awan

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Kamis, 18 Mar 2021 11:18 WIB
Tana Toraja -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bandara Tana Toraja di daerah Buntu Kunik, Kecamatan Mengkendek. Jokowi menyebut Bandara Tana Toraja akan meningkatkan pariwisata dan mengajak wisatawan berkunjung ke Negeri di Atas Awan hingga kawasan wisata Pango-Pango.

Jokowi didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman tiba di Bandara Tana Toraja menggunakan pesawat ATR 72-600 pada Kamis (18/3) sekitar pukul 11.30 Wita. Jokowi langsung menuju podium untuk meresmikan Bandara Tana Toraja dan Bandara Pantar di Alor, NTT.

"Konektivitas akan semakin baik, pariwisata di sini saya meyakini akan sangat berkembang," ujar Jokowi dalam sambutannya.

"Nanti yang dari Makassar (bisa lebih cepat ke Toraja), bisa saja yang dari Bali nanti langsung ke sini, bisa saja yang dari Jakarta langsung ke sini, bisa saja yang dari Bandung langsung ke Tana Toraja, untuk melihat Negeri di Atas Angin (Awan), melihat (desa wisata) Kete Kesu, untuk melihat (kawasan wisata) Pango-Pango. Saya sendiri pernah ke sini sekali, tapi belum melihat ini semua," lanjut Jokowi.

Presiden Jokowi saat meresmikan Bandara Tana Toraja dan Bandara Pantar, Alor, NTT (Tangkapan layar siaran langsung Sekretariat Presiden).Presiden Jokowi saat meresmikan Bandara Tana Toraja dan Bandara Pantar, Alor, NTT. (Foto: Tangkapan layar siaran langsung Sekretariat Presiden).

Jokowi mengungkapkan Bandara Tana Toraja dibangun dengan menghabiskan anggaran sekitar Rp 800 miliar. Bandara yang dibangun di atas pegunungan itu harus memotong tiga bukit.

"Tiga bukit dipotong, tanah yang harus dibuang dari sana ada jutaan meter kubik. Memang bandara ini unik sekali, memotong tiga bukit sehingga runway-nya bisa dibangun," jelasnya.

Runway atau landasan pacu Bandara Tana Toraja dibangun sepanjang 2.000 meter, namun yang efektif dapat dioperasikan baru sepanjang 1.700 meter. Dari Makassar, pesawat jenis ATR 72-600 dapat menempuh perjalanan sekitar 50 menit hingga di bandara tersebut.

"Kita tahu biasanya masyarakat di sini kalau lewat darat mau ke Makassar itu butuh waktu 9 jam. Tadi saya coba dengan ATR, 50 menit. Artinya apa, mobilitas orang, mobilitas barang, itu akan ada kecepatan," kata Jokowi.

Setelah sambutan, Jokowi secara simbolis meresmikan Bandara Tana Toraja dan Bandara Pantar di Alor NTT dengan memukul gandang dan menandatangani prasasti.

(nvl/idh)