Menhub Minta Pemda Maksimalkan Bandara Tana Toraja untuk Pariwisata

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Rabu, 17 Mar 2021 15:53 WIB
Bandara Tana Toraja, Sulsel (Noval/detikcom).
Bandara Tana Toraja, Sulsel (Noval/detikcom)
Tana Toraja -

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Bandara Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang telah difungsikan dan akan diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis. Budi meminta Pemda Tana Toraja dan Pemprov Sulsel memaksimalkan bandara tersebut untuk pengembangan pariwisata.

"Ini sesuai dengan arahan Pak Presiden bahwa semua prasarana transportasi diarahkan diarahkan untuk fungsi-fungsi yang real. Nah, untuk Toraja pasti (fungsinya) untuk pariwisata, dan ini akan bagus sekali untuk pariwisata," kata Budi saat meninjau kesiapan peresmian Bandara Tana Toraja di Buntu Kuni, Mengkendek, Tana Toraja, Rabu (17/3/2021).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Bandara Tana Toraja, Sulsel (Noval/detikcom).Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Bandara Tana Toraja, Sulsel. (Noval/detikcom)

Bandara yang dibangun di atas pegunungan itu memiliki landasan sepanjang 2.000 meter dan telah difungsikan untuk penerbangan pesawat jenis ATR 72. Maskapai yang telah melakukan penerbangan di Bandara Tana Toraja saat ini disubsidi pemda setempat.

"Ada kolaborasi antara Pemda Provinsi dan Pemda Tana Toraja yang mensubsidi sehingga ada penerbangan (Makassar-Tana Toraja)," ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto menyebut Bandara Tana Toraja telah diuji standar keselamatan penerbangan meski berada di atas pegunungan. Sebab, posisi bandara yang berada di antara perbukitan membuat tantangan tersendiri bagi penerbangan di bandara tersebut.

"Karena safety (keselamatan penerbangan) menjadi konsen kami sehingga kalau kita melihat kondisinya di sini kan gunung-gunung begini ini kan cukup challenge, cukup memberikan tantangan yang tidak mudah untuk penerbangan," jelas Novie.

"Safety test (Uji coba keselamatan) sudah kita lakukan, semua hitungan juga kita lakukan, walaupun masih ada beberapa pembenahan, tapi safety adalah menjadi target. Jadi kami yakin Bandara Tator ini untuk pengoperasian ATR 72," lanjutnya.

(nvl/idh)