KRI Sultan Iskandar Muda Singgah di Oman Sebelum Lanjutkan Misi ke Lebanon

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 18 Mar 2021 01:47 WIB
Duta Besar RI untuk Kesultanan Oman YM Mohamad Irzan Djohan menyambut kedatangan KRI Sultan Iskandar Muda (KRI SIM) 367 tiba di Pelabuhan Salalah. Persinggahan KRI Sultan Iskandar Muda ini sebelum melanjutkan misi perjalanan ke Lebanon.
Foto: KRI Sultan Iskandar Muda (Dok. Kedubes RI untuk Oman)
Jakarta -

Duta Besar RI untuk Kesultanan Oman Mohamad Irzan Djohan menyambut kedatangan KRI Sultan Iskandar Muda (KRI SIM) 367 tiba di Pelabuhan Salalah. Persinggahan KRI Sultan Iskandar Muda ini sebelum melanjutkan misi perjalanan ke Lebanon.

KRI Sultan Iskandar Muda bersama 119 prajurit TNI AL tiba di Pelabuhan Salalah, Rabu (17/3/2021), dalam rangka bekal ulang logistik pada pelayaran menuju Beirut yang tergabung dalam Satgas Maritime Task Force KONGA XXVIII-M/UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon).

"Ketibaan KRI SIM dan passing exercise dengan Royal Navy of Oman merupakan sejarah penting dan simbol hubungan bilateral RI-Oman yang terpelihara dengan baik. Dubes RI siap menjadi penyambung Pemerintah RI dalam meningkatkan kerja sama RI-Oman berbagai bidang, termasuk pertahanan," kata Dubes Irzan Djohan.

Kesempatan berlabuh di Salalah, dimanfaatkan pula untuk melakukan latihan bersama (passing exercise) dengan kapal Angkatan Laut Kesultanan Oman, RNOV Khassab Z23.

Sejalan dengan Irzan Djohan, Komandan KRI Sultan Iskandar Muda Letkol Laut (P) Abdul Haris menyampaikan rasa syukur dan penghargaan kepada KBRI Muscat atas fasilitasi bagi ketibaan KRI SIM di Salalah. Letkol Haris juga menekankan bahwa passing exercise antara KRI Iskandar Muda dan RNOV Khassab merupakan kesempatan baik untuk melatih profesionalisme personel.

Dalam pelayaran menuju Lebanon, Pelabuhan Salalah menjadi pemberhentian kedua setelah Pelabuhan Colombo, Sri Lanka. Selanjutnya KRI Sultan Iskandar Muda 367 juga akan singgah di Pelabuhan Jeddah, Arab Saudi, sebelum merapat di Pelabuhan Beirut, Lebanon.

Misi KRI Sultan Iskandar Muda kali ini menjadi istimewa karena untuk pertama kali prajurit wanita TNI AL terlibat dalam penugasan. Tiga orang personel wanita akan bertugas selama 1 tahun tergabung dalam Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon.

(rfs/rfs)