Camat Ciledug Janji Bongkar Tembok Tutup Akses Rumah Warga Besok

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Selasa, 16 Mar 2021 11:31 WIB
Sebuah video viral menampilkan penutupan akses rumah warga di Ciledug, Tangerang. Penghuni rumah tersebut terpaksa harus memanjat pagar.
Warga harus memanjat pagar akibat akses rumahnya ditutup tembok (Foto: Grandyos Zafna-detikcom)
Jakarta -

Camat Ciledug, Syarifuddin, berjanji membongkar tembok 2 meter yang menutup akses rumah warga. Dia mengatakan pembongkaran bakal dilakukan besok.

"Kalau tidak dibongkar (pemilik lahan), besok Rabu kita bongkar," kata Syarifuddin saat dimintai konfirmasi, Selasa (16/3/2021).

Anak pemilik rumah, Acep Munir, mengatakan dirinya sudah menerima informasi rencana pembongkaran tembok tersebut. Acep menyebut kabar itu diterima ibunya tadi pagi dari pihak kepolisian.

"Dari polisi sudah telepon ke ibu, hari ini dia (pemilik lahan) nggak bongkar, besok dipersiapkan timnya. Tadi pagi diteleponnya," kata Acep di rumahnya, Ciledug, Kota Tangerang.

Sebelumnya, masalah akses rumah ditutup tembok ini diketahui dari sebuah video viral. Dalam video itu, terlihat akses rumah warga di Ciledug, Tangerang, ditutup tembok. Penghuni rumah tersebut terpaksa menggunakan tangga untuk memanjat pagar tersebut.

Kapolsek Ciledug Kompol Wisnu Wardana mengatakan penutupan akses rumah warga itu karena masalah sengketa lahan. Polisi meminta warga mengedepankan mediasi.

"Masalah sengketa tanah. Sudah dilaporkan Ke Polres Tangkot. Masih proses sampai sekarang," ucap Wisnu saat dihubungi, Sabtu (13/3).

"Kami dari Polsek sudah pernah mediasi para pihak, namun belum menemukan titik temu," katanya.

Wisnu juga telah menjelaskan duduk perkara keberadaan tembok ini. Dia mengatakan pemilik lahan mempermasalahkan soal lahan yang dihibahkan orang tuanya untuk jalan, bukan lahan yang dibeli ibunya Acep.

"Mempermasalahkan terkait dengan tanah yang dulu sebenarnya dihibahkan ke orang tuanya kepada warga untuk dijadikan jalan. Ada jalan 5 meter, 2,5 meter itu hibah dari masyarakat dan 2,5 meter adalah hibah dari ayah Saudara Rully dulunya. Di tahun 1990 sudah digunakan jalan ini," ucap Wisnu.

"Kurang-lebih 2,5 meter dikali 200 meter, lahan hibah jalan yang dihibahkan ayah Saudara Rully, ini menurut info warga yang ada di sini," sambungnya.

Pemilik Lahan Enggan Beri Keterangan

detikcom telah mendatangi rumah pihak yang membangun tembok 2 meter hingga menutup akses ke rumah warga tersebut. Namun pihak yang membangun tembok itu enggan memberikan keterangan.

Simak video 'Akses Rumah Ditutup, Warga Ciledug Panjat Tembok 2 Meter':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)