Lirih Istri Yunus Dengar Kabar Suami Tewas Ditikam Sesama TKI di Malaysia

Perdana Ramadhan - detikNews
Selasa, 16 Mar 2021 01:54 WIB
Sutiah, istri Yunus TKI yang menginggal di Malaysia
Foto: Sutiah (Perdana/detikcom)
Asahan -

Ahmad Yunus Dalimunte (39) warga Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut) menjadi korban pembunuhan di Malaysia. Keluarga mendapat kabar Yunus dibunuh sesama tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia.

"Saya dapat telepon dari kawannya hari Sabtu malam. Katanya abang (korban) kena tikam di dadanya sampai meninggal, yang nikam ini kawan satu kerjaannya juga," kata istri korban, Sutiah (38), kepada wartawan di rumahnya dusun II Desa Air Joman, Asahan, Senin (15/3/2021).

Sutiah mengatakan, suaminya sejak tahun 2017 bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) penangkap ikan di wilayah Sungai Tiang, Perak, Malaysia. Hatinya hancur ketika mendapat kabar suaminya tewas ditikam sesama rekan kerjanya pada Sabtu (13/3) malam.

"Pelakunya kawan kerjaannya sendiri, orang Tanjungbalai. Kabarnya sudah ditangkap di sana. Katanya mereka ini bercanda, entah bagaimana kawannya itu emosi lalu menikam suami saya," kata ibu dua anak ini.

Sehari sebelum kabar kematian suaminya, Sutiah sempat ditelepon suaminya dan menyebutkan akan pulang pada bulan Ramadan tahun ini. Dia menceritakan suaminya akan membawakan kado untuk anak perempuannya yang baru berulang tahun.

"Saya beberapa hari ini juga mendapat firasat tak enak. Sempat dimimpikan pakai baju putih bertiga sama anak-anak pergi ke suatu tempat. Rupanya seperti ini arti mimpi itu," lirihnya.

Sutiah dan keluarga mengaku tak bisa berbuat apa-apa mendengar kabar tersebut. Ia hanya berharap sesama rekannya di Malaysia mau membantu pengurusan kepulangan jasad suaminya. Sutinah pasrah karena merasa akan menemui banyak kendala mengingat suaminya berangkat menjadi TKI melalui jalur tidak resmi.

(jbr/lir)