Round-Up

Alasan di Luar Kota Bikin Pemeriksaan Sadikin Aksa Tertunda

Tim detikcom - detikNews
Senin, 15 Mar 2021 23:03 WIB
Sadikin Aksa
Sadikin Aksa (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Sadikin Aksa hari ini batal memenuhi panggilan polisi. Tersangka dalam kasus mengabaikan perintah tertulis dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu tidak hadir beralasan tengah berada di luar kota.

Sadikin Aksa sejatinya akan diperiksa penyidik Bareskrim Polri pagi tadi, pukul 10.00 WIB. Sadikin Aksa diperiksa atas tindakannya mengabaikan perintah OJK yang tengah berupaya menyelamatkan PT Bank Bukopin Tbk dari tekanan likuiditas. Kala itu, dia menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Bosowa Corporindo.

Sadikin Aksa sendiri disebut sudah mengonfirmasi kehadirannya. "Iya, jam 10 nanti. Sudah konfirmasi kehadiran ke penyidik," ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Helmy Santika saat dihubungi, Senin (15/3/2021).

Namun, ternyata, Sadikin Aksa batal hadir. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengungkapkan keponakan Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla itu mengaku tengah berada di luar kota.

"Yang bersangkutan masih di luar kota," kata Rusdi melalui pesan singkat.

Rusdi mengatakan, Sadikin Aksa menjelaskan alasan ketidakhadirannya melalui kuasa hukumnya. Surat panggilan kedua ke Sadikin Aksa pun telah dilayangkan.

"Benar tidak hadir. Namun pengacaranya datang ke Bareskrim menjelaskan tentang ketidakhadiran yang bersangkutan dan telah dilayangkan surat panggilan kedua untuk jalani pemeriksaan tanggal 18 Maret (2021)," kata Rusdi.

Hal senada juga disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono. Argo mengatakan, Sadikin Aksa telah mengajukan penundaan pemeriksaan.

"Tersangka SA tidak memenuhi panggilan penyidik dan mengajukan penundaan pemeriksaan berdasarkan surat kantor hukum," ujar Argo melalui keterangan tertulis.

Penetapan tersangka Sadikin Aksa itu setelah melalui proses gelar perkara. Penyidik telah memperoleh fakta hasil penyidikan dan alat bukti. Alhasil, Sadikin ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara itu.