Tersangka Kasus Abaikan OJK Sadikin Aksa Batal Penuhi Panggilan Polisi

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Senin, 15 Mar 2021 14:37 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono (Foto: Dok Divisi Humas Polri)
Jakarta -

Eks Direktur Utama (Dirut) PT Bosowa Corporindo Sadikin Aksa batal memenuhi panggilan Bareskrim Polri hari ini. Tersangka dalam kasus mengabaikan perintah tertulis dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu rencananya akan diperiksa penyidik hari ini.

"Hari ini (Sadikin) tidak hadir," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat dihubungi, Senin (15/3/2021).

Rusdi menyebut hanya kuasa hukum dari Sadikin yang datang ke Bareksrim. Namun, Rusdi tidak menjelaskan lebih lanjut tujuan kedatangan kuasa hukum keponakan Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla itu.

"Ada kuasa hukum yang datang," ucapnya.

Sementara itu, detikcom terus berusaha menghubungi Sadikin Aksa sejak pagi. Namun, hingga berita ini ditayangkan, Sadikin tidak mengangkat telepon dan justru menolak panggilan.

Sebelumnya, Sadikin Aksa akan diperiksa Bareskrim Polri hari ini. Sadikin Aksa ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pidana sektor jasa keuangan terkait PT Bank Bukopin Tbk.

"Insyaallah jadi," ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Helmy Santika saat dihubungi, Senin (15/3).

Helmy mengatakan Sadikin sudah mengonfirmasi dirinya bakal hadir kepada penyidik. Sadikin akan diperiksa pukul 10.00 WIB.

"Iya, jam 10 nanti. Sudah konfirmasi kehadiran ke penyidik," tandasnya.

Sadikin Aksa disebut mengabaikan perintah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tengah berupaya menyelamatkan PT Bank Bukopin Tbk dari tekanan likuiditas.

"Atas perbuatan tersangka yang diduga dengan sengaja mengabaikan dan/atau tidak melaksanakan perintah tertulis dari Otoritas Jasa Keuangan," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Helmy Santika.

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menetapkan Sadikin Aksa sebagai tersangka setelah melakukan gelar perkara. Hasilnya, penyidik berkeyakinan mengantongi alat bukti terkait perbuatan pidana yang diduga dilakukan Sadikin Aksa.

Diketahui, PT Bank Bukopin Tbk berstatus bank dalam pengawasan intensif OJK. Status itu disandang PT Bank Bukopin Tbk sejak Mei 2018.

Simak juga Video: OJK Sebut Pasar Modal Indonesia Mulai Bangkit

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)