Round-Up

Desas-desus Eks Wakapolri Diajak Gabung Kubu Moeldoko Dibantah

Tim detikcom - detikNews
Senin, 15 Mar 2021 22:05 WIB
Syafruddin
Mantan Wakapolri, Komjen (Purn) Syafruddin (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Desas-desus mantan Wakapolri Komjen (Purn) Syafruddin diajak gabung oleh kubu acara yang diklaim kongres luar biasa atau KLB Partai Demokrat (PD) muncul ke permukaan. Tak butuh waktu lama, desas-desus Syafruddin diajak kubu KLB Demokrat terbantahkan.

Desas-desus ini awalnya dimunculkan oleh kubu Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Kubu AHY menyebut Syafruddin diajak gabung oleh Marzuki Alie dan Darmizal, bahkan disebut diajak langsung oleh Moeldoko.

"Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Syafruddin dihubungi oleh Marzuki Alie dan Darmizal. Diminta jadi waketum PD versi KLB abal-abal. Dia menolak," kata Deputi Balitbang Demokrat Syahrial Nasution kepada wartawan, Senin (15/3/2021).

"Sampai akhirnya, Moeldoko menghubungi langsung, juga ditolak," ucap Syahrial.

Desas-desus ini diklaim didapat dari sumber terpercaya. Desas-desus ini disebut sebagai bukti kudeta terhadap Partai Demokrat.

"Artinya, ini kudeta, karena kegiatannya dilaksanakan dulu. Tidak didaftarkan, karena memang susunan kepengurusannya belum ada. Legalitasnya nggak benar. Menggunakan tangan kekuasaan untuk mempengaruhi DPC-DPC dan DPD-DPD pemilik hak suara," sebut Syahrial.

Minggu (14/3), AHY memang bersilaturahmi dengan Wapres ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla (JK). Syafruddin, bukan rahasia lagi, sering dikait-kaitkan sebagai 'orang' JK.

Kembali ke desas-desus Syafruddin diajak gabung kubu Moeldoko. Marzuki Alie dan Darmizal secara tegas membantah.

"Inilah saya bilang Partai Demokrat sekarang ini diisi dengan orang-orang yang selalu buat fitnah," kata Ketua Dewan Pembina PD versi KLB, Marzuki Alie, kepada wartawan, Senin (15/3).

"Saya kenal juga nggak. Saya juga tidak pernah komunikasi, nomor HP tidak tahu, pergi dari rumah juga tidak pernah," sambungnya.

Terpisah, Darmizal mengaku sudah lama tidak bertemu dengan Syafruddin. Darmizal juga menegaskan tidak ada lobi-lobian dengan Syafruddin.

"Saya pastikan berita tersebut salah. Saya sudah lama sekali tidak bertemu beliau dan hal lobi-lobian demikian tidak ada sama sekali," kata Darmizal ketika dihubungi, Senin (15/3).

Lalu, bagaimana tanggapan Syafruddin? Baca di halaman berikutnya.

Lihat juga Video: Pengamat Politik Cium Masalah Internal Demokrat Sebelum Ada KLB

[Gambas:Video 20detik]


Selanjutnya
Halaman
1 2