Ketua DPRD DKI Tepis Isu Atur Anggaran Pengadaan Lahan Sarana Jaya

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 15 Mar 2021 18:57 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio (Wilda Nufus/detikcom)
Jakarta -

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi membantah kabar bahwa dia terlibat dalam pusaran kasus lahan DKI yang bergulir di KPK menyeret Dirut Sarana Jaya Yoory C Pinontoan. Prasetio menyebut sama sekali tak tahun menahu terkait pengadaan lahan itu.

"Saya juga di sini mengklarifikasi karena terus terang saja ada kesebut nama saya sebagai Ketua DPRD lantai 10. Saya nggak tahu nih orangnya, nggak tahu dari mana saya juga harus klarifikasi dia. Padahal permasalahan BUMD itu perencanaannya pertamanya dari Gubernur diarahkan ke saya," ujar Prasetio di DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Sesnin (15/3/2021).

Prasetio, yang juga sebagai Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI, hanya melakukan pengesahan atau tidak. Dia mengaku heran tiba-tiba namanya dikaitkan dalam kasus lahan DKI tersebut.

"Mengenai anggaran adanya forum, ada TAPD, ada Banggar bukan semata-mata saya sendiri yang melaksanakan itu dan itu anggaran tahun 2018. Ketua komisinya bukan saya, koordinatornya juga bukan saya. Kok tiba tiba ujuk-ujuk nama saya. Ini sedap-sedap nggak-nggak, ngeri-ngeri sedap. Saya minta tolong yang menyebutkan nama saya klarifikasi," paparnya.

Prasetio mengatakan, dalam kasus lahan DKI ini, Gubernur Anies Baswedan harus bertanggung jawab. Dia menyebut Anies mengetahui.

Meski demikian, Prasetio tidak merasa dikambinghitamkan dalam perkara ini. Dia merasa tidak 'bermain'.

"Biarkan saja mereka yang merasakan nanti dia sendiri yang merasakan dosanya," jelas dia.

Seperti diketahui, KPK saat ini tengah menangani perkara dugaan korupsi pengadaan lahan untuk program DP Rp 0 oleh Sarana Jaya. KPK juga telah menetapkan Direktur Utama nonaktif Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan sebagai tersangka.

Lahan di Pondok Ranggon tersebut dimaksudkan untuk bank tanah Pemprov DKI Jakarta. Wagub DKI Ahmad Riza Patria sebelumnya mengungkapkan lahan yang dibeli PD Sarana Jaya itu salah satunya juga ditujukan untuk pembangunan rumah DP 0 rupiah atau nol persen.

"Ya kurang-lebih yang dibeli Sarana Jaya itu untuk DP 0 persen, di antaranya ya," kata Riza saat dimintai konfirmasi, Rabu (10/3/2021).

Lihat juga Video: Terkait Kasus Lahan Rumah DP Rp 0, KPK Akan Panggil Anies?

[Gambas:Video 20detik]



(idn/fjp)