Konvoi Porsche Dikawal Dishub, Ini Aturan Kendaraan Dapat Prioritas di Jalan

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 15 Mar 2021 13:15 WIB
Polisi tilang pengemudi Porsche yang ugal-ugalan (Istimewa)
Polisi tilang pengemudi Porsche yang ugal-ugalan. (Istimewa)
Jakarta -

Salah satu pengemudi mobil sport Porsche yang konvoi dan dikawal petugas Dishub ditilang polisi karena ugal-ugalan. Pihak Polda Metro mengatakan Dishub tidak berwenang mengawal konvoi kendaraan. Lalu, siapa saja kendaraan yang diperkenankan dikawal oleh pihak kepolisian?

Aturan kendaraan yang diperkenankan dikawal telah tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 1993. Total ada enam jenis kendaraan yang diperbolehkan untuk dikawal.

"Peraturan perundang-undangan yang ada memberikan peluang bagi orang tertentu atau kendaraan yang digunakan bagi keperluan tertentu mendapatkan prioritas menggunakan jalan untuk berlalu lintas. Hak utama itu diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 1993," kata Kasat Patroli Jalan Raya Polda Metro Jaya Kompol Akmal saat dihubungi detikcom, Senin (15/3/2021).

Akmal mengatakan, dalam Pasal 65 ayat 1, ada tujuh kendaraan yang harus diprioritaskan dan diperkenankan untuk dikawal saat melintas. Enam kendaraan itu mulai dari kendaraan pemadam kebakaran hingga kendaraan iring-iringan pengantar jenazah.

Berikut ini bunyi Pasal 65 ayat 1 PP Nomor 43 tahun 1993:

1. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas
2. Ambulans yang mengangkut orang sakit
3. Kendaraan untuk memberi pertolongan pada kecelakaan lalu lintas
4. Kendaraan Kepala Negara (Presiden dan Wakil Presiden) atau Pemerintah Asing yang menjadi tamu negara
5. Iring-iringan pengantar jenazah Konvoi, pawai atau kendaraan orang cacat
6. Kendaraan yang penggunaannya untuk keperluan khusus atau mengangkut barang-barang khusus.
7. Kendaraan yang mendapatkan prioritas tersebut, berdasarkan ayat 2 Pasal 65 PP, harus disertai dengan pengawalan petugas yang berwenang atau dilengkapi dengan isyarat atau tanda-tanda lain.

Lebih lanjut Akmal menyebutkan fungsi pengawalan tersebut menjadi wewenang dari kepolisian. Hal itu menjadi salah satu tugas pokok Polri yang berkaitan dalam memberikan pengamanan.

"Hakikat dari adanya pengawalan tersebut tidak lain adalah memberikan pengamanan, baik terhadap kendaraan yang dikawal, maupun pengguna jalan lain yang berada di sekitar kendaraan yang dikawal. Karena menyangkut pengamanan, pihak yang paling berwenang adalah Polri. Sebab, pengamanan adalah bagian dari tugas pokok Polri," terang Akmal.

Dia menambahkan tugas tersebut pun tertuang dalam Pasal 14 ayat 1 huruf a UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dalam pasal tersebut, anggota Polri memiliki tugas dalam pengawalan dan patroli kegiatan pemerintah dan masyarakat sesuai kebutuhan.

"Dalam Pasal 14 ayat 1 huruf a UU Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia disebutkan, dalam melaksanakan tugas pokoknya, Polri bertugas melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli terhadap kegiatan masyarakat dan pemerintah sesuai kebutuhan," beber Akmal.

Sebelumnya, pada Jumat (12/3) sekitar pukul 09.00 WIB, PJR Polda Metro Jaya melakukan penilangan kepada pengemudi mobil Porsche yang dinilai berkendara ugal-ugalan di off ramp Taman Mini Indonesia Indah. Pengemudi kendaraan Porsche itu merupakan satu dari 25 kendaraan sport yang kala itu tengah melakukan konvoi.

Disebutkan ada 25 kendaraan yang dikawal oleh mobil Dishub saat itu. Polisi memastikan Dishub tidak memiliki kewenangan melakukan pengawalan terhadap pengendara umum.

"Ya mereka dikawal sama Dishub dan sebenarnya nggak boleh," pungkas Akmal.

Tonton Video: Lagi Konvoi, Pengemudi Porsche Kena Tilang Polisi Gegara Ugal-ugalan

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)