Seorang Lansia di Tomohon Dihantam Linggis Lantaran Berteriak Sambil Memaki

Angel Rawis - detikNews
Senin, 15 Mar 2021 01:26 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta -

Opa Yakobus (72) warga Tomohon terpaksa mendapat perawatan medis akibat luka di bagian kepala. Hal ini lantaran pukulan besi linggis yang dilakukan DW alis Dev.

Kejadian yang terjadi pada Sabtu (13/3) dipicu oleh masalah sepele, dimana pada saat kejadian Opa yang sudah dalam keadaan mabuk berteriak sambil memaki di kebun dekat tempat yang dijaga tersangka.

"Saat itu tersangka Dev bersama rekannya yang menjadi saksi, yakni Aldi Hudi sedang menikmati arak alias saguer di pondok kebun yang dijaga tersangka. Tiba-tiba tak jauh dari tempat tersebut, opa Yakobus lewat sambil bakuku (berteriak) dan memaki maki. Tersangka yang mendengar tersebut langsung menegur korban, tapi dijawab korban, 'bukang ngana pe kobong ini' (bukan kebun kamu ini)," jelas Kapolres Tomohon AKBP Bambang A Gatot SIK melalui Katim URC Totosik Aipda Yanny Watung, Minggu (14/3/2021).

Korban selanjutnya meninggalkan lokasi pondok tersangka, hingga kemudian sekira pukul 17.00 WITA tersangka kembali mendengar teriakan sambil memaki. Setelah diteliti ternyata teriakan tersebut sama dengan suara korban.

"Merasa jengkel, selanjutnya tersangka mengambil besi dan langsung mencari sumber suara teriakan tersebut. Sekira 300 meter dari pondok tersangka, dia menemukan korban yang berjalan sambil memegang kayu. Ketika dihampiri, korban langsung berinisiatif menyerang dengan kayu yang dipegangnya kepada tersangka," ujar Aipda Yanny Watung.

Namun karena kalah usia, tersangka yang masih muda dan lincah dapat menghindari serangan korban, dan selanjutnya dengan cepat mengayunkan besi yang dipegangnya di kepala korban, sehingga korban langsung terjatuh ke tanah. Pada waktu bersamaan, Aldi saksi yang berada di TKP langsung mengambil besi yang dipegang tersangka, kemudian membuang besi tersebut.

"Akibat dari hantaman tersangka, Opa Yakobus menderita luka robek yang harus mendapat jahitan di rumah sakit. Tim kami yang mendapat laporan tersebut, akhirnya dapat mengamankan tersangka di rumahnya tanpa perlawanan. Tersangka sudah kami jebloskan ke Polres Tomohon guna mempertanggung-jawabkan perbuatannya, bersama barang bukti sebuah besi linggis," pungkas Watung.

(dwia/dwia)