Jazilul Fawaid Ajak Nahdliyin Bersama Bangun NU DKI

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Minggu, 14 Mar 2021 17:21 WIB
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR Dr H Jazilul Fawaid mengajak warga nahdliyin untuk bersama-sama membangun Nahdlatul Ulama (NU) di DKI Jakarta. Pria yang akrab disapa Gus Jazil ini mengatakan kebaikan yang tidak tersusun dengan baik akan dikalahkan oleh kejahatan yang terorganisasi dengan rapi.

Dia mencontohkan di sejumlah wilayah di DKI, kondisi masjid dalam waktu-waktu tertentu, lebih sepi dari tempat karaoke yang dikelola secara profesional. Karena itu, dirinya mengajak nahdliyin di DKI Jakarta untuk bersama-sama membangun NU DKI menjadi lebih baik dan kuat kedepan.

"Saya ingin diberikan kesempatan untuk kembali bersama-sama menjadi pejuang di jalurAhlussunnahWal Jamaah, setelah sekian lama saya juga menjadi pejuang di partai politik," tutur GusJazil, Minggu (14/3/2021).


Dikatakan mantan ketua cabang Pergerakan Mahasiswa Muslim Indonesia (PMII) Jakarta Selatan itu, dirinya sengaja datang untuk bersilaturahim ke PCNU Jakarta Utara, sekaligus untuk meminta masukan atau nasihat dari para ulama dan jajaran pengurus di PCNU Jakarta Utara.

"Senang sekali kalau saya diberikan nasehat. Kata AlMawardi (pemikir termasyhur di zamankekhalifahan, red), orang yang paling berhak mendapatkan nasehat itu para pemimpin, dan kebetulan saya ini Wakil Ketua MPR bagian dari pemimpin. Jangan selalu nasehat itu dari pemimpin karena pemimpinlah yang justru lebih berhak mendapatkan nasehat," tutur GusJazil yang berniat maju sebagai calon ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU)DKI Jakarta ini.

Wakil Ketua MPR Jazilul FawaidWakil Ketua MPR Jazilul Fawaid Foto: MPR


Dikatakan Gus Jazil, dirinya sebagai warga NU sejak kecil, kemudian menjadi santri dan aktivis ketika mengenyam pendidikan di Institut Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) Jakarta, berlanjut menjadi pengurus GP Ansor dan PBNU, merasa terpanggil untuk ikut bersama-sama mengelola dan menata NU DKI kedepan menjadi lebih baik dan kuat.

"Ini semoga menjadi medan perjuangan yang berwujud, bisa diterima manfaatnya oleh masyarakat. Kalau dalam bahasa Alquran itu kita mestinya menjadi pohon yang besar yang membangun akar-akarnya dan buahnya bisa dinikmati oleh umat," katanya.

Dirinya berharap kedepan NU DKI secara organisasi memiliki akar yang kuat agar akar akidah Ahlussunnah Wal Jamaah yang menjadi tradisi di Ibu Kota tetap terjaga, dan cabang-cabangnya juga kelihatan dan memberikan bunga serta nanti akan ada buahnya.


Sementara itu, Ketua PCNU Jakarta Utara KH Agus Muslim mengapresiasi kunjungan yang dilakukan Gus Jazil ke PCNU Jakarta Utara.

Selain berkunjung ke Kantor PCNU Jakarta Utara, Gus Jazil juga berkunjung ke PCNU Jakarta Selatan. Ketua PCNU Jakarta Selatan KH Abdul Rozak Alwi menyambut baik langkah Gus Jazil maju sebagai calon ketua PWNU DKI. Menurutnya, NU DKI memang harus diurus oleh orang yang memang mengerti tentang NU dan memiliki latar belakang sebagai santri.

Gus Jazil sendiri sejak kecil menjadi santri di Pondok Pesantren Ihyaul Ulum, Gresik, Jawa Timur. Selanjutnya, Gus Jazil memperdalam ilmu keislamannya dengan melanjutkan pendidikan ke Istitut Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) Jakarta baik di jenjang S1-S2, kemudian berlanjut program doktoral di Universitas Negeri Jakarta dan IPDN. Bahkan, Gus Jazil menjadi dosen di PTIQ dan Institut Ilmu Alquran (IIQ), serta UNJ. Gus Jazil juga tercatat pernah aktif di LP Ma'arif PBNU dan menjadi dosen Stainu yang sekarang menjadi Unusia.

Simak juga Video: PKB Prediksi Listyo Sigit Calon Tunggal Kapolri Pengganti Idham Azis

[Gambas:Video 20detik]



(ega/ega)