Herman Deru Minta Pimpinan Daerah di Sumsel Serius Garap Pembangunan

Yudistira Imandiar - detikNews
Minggu, 14 Mar 2021 09:42 WIB
Gubernur Sumsel Herman Deru
Foto: Pemprov Sumsel
Jakarta -

Gubernur Sumsel Herman Deru berpesan agar bupati dan wali kota di Sumatera Selatan tidak asal-asalan dan melanggar ketentuan dalam membangun daerah. Ia menegaskan pembangunan harus dilakukan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sehingga dapat berdampak pada kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikannya dalam rapat bersama Bupati OKU Timur H Lanosin dan Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar dalam rangka pemaparan program pembangunan dua kabupaten tersebut di ruang rapat Bina Praja Setda Provinsi Sumsel, Jumat (12/3).

"Jangan asal dan nganar (melanggar ketentuan) apa yang akan dibangun. Harus sesuai dengan RPJMD. Pembangunan tersebut harus dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan," sebut Herman dalam keterangan tertulis, Minggu (14/3/2021).

Herman mengatakan prioritas dalam program harus ditentukan dengan matang. Jangan sampai terlalu banyak hal yang menjadi prioritas sehingga menghambat pembangunan.

"Prioritas juga jangan kebanyakan, karena program pembangunan itu akan semakin tidak prioritas. Tentukan yang memang benar benar dibutuhkan masyarakat," pesan Herman.

Pembangunan, lanjut Herman, mesti disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sehingga dapat membawa manfaat. Program yang sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat itu bisa dijalankan dalam waktu panjang.

"Membangun itu harus rasional sesuai dengan kebutuhan. Jika itu orientasinya baik dan bermanfaat, program kepala daerah sebelumnya pun bisa dilanjutkan. Namun kalau tidak rasional, harus dikoreksi sehingga bisa diefisiensi," jelas Herman.

Di tahun 2021, kabupaten dan kota di Sumsel diminta memaparkan program strategis di daerahnya masing-masing sehingga dukungan pembangunan yang akan dikucurkan melalui Bantuan Gubernur Khusus (Bangubsus) dapat dibagikan secara proporsional.

Bangubsus tersebut akan diperuntukkan bagi tiga porsi pembangunan yakni pembangunan super prioritas, prioritas dan reguler. Pembangunan prioritas yakni penyelesaian infrastruktur yang mangkrak dan bisa diselesaikan tahun ini juga. Adapun pembangunan prioritas yakni pembangunan yang bisa mengakselerasi ekonomi dan penurunan kemiskinan. Sementara itu, pembangunan reguler adalah pembangunan yang bermanfaat namun bisa diselesaikan secara bertahap.

Herman Deru meyakini dengan strategi tersebut pengelolaan keuangan daerah dapat efisien namun tetap efektif bagi kemajuan daerah.

"Bangubsus ini merupakan bantuan untuk mengisi kekurangan keuangan daerah. Artinya Bangubsus ini tidak boleh jadi sandaran. Pembangunan ini juga bukan hanya pembangunan fisik tapi juga nonfisik yang bisa dimanfaatkan diberbagai sektor," sebut Herman.

Dalam rapat tersebut, Bupati OKU Timur H Lanosin dan Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar memaparkan sejumlah program strategis yang akan dilakukan pihaknya seperti pembangunan dan peningkatan jalan guna mempercepat konektivitas antarwilayah sehingga mempermurah biaya hidup yang bermuara pada penurunan angka kemiskinan. Berikutnya pembangunan berbagai infrastruktur pendukung dan penambahan jaringan listrik yang akan dikoordinasikan bersama PLN.

Lihat juga Video: Gibran Minta Menhub Percepat Pembangunan Rel Layang

[Gambas:Video 20detik]



(fhs/ega)