Gaet Grab & Good Doctor Lagi, Kemenkes Hadirkan Pusat Vaksin 3-in-1 di BSD

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Sabtu, 13 Mar 2021 20:33 WIB
Grab, kemenkes, & good doctor
Foto: Grab
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kembali menggandeng Grab dan Good Doctor untuk menghadirkan pusat vaksin pertama di Indonesia dengan pendekatan 3-in-1 yang berlokasi di Provinsi Banten. Adapun pusat vaksin ini mencakup layanan drive-thru mobil dan motor, serta walk-in.

Diketahui sebelumnya, Kemenkes telah sukses dengan layanan vaksinasi drive-thru dan walk-in di Bali dan berhasil melakukan penyuntikan vaksin pada 5.492 penduduk Bali dalam 6 hari. Hal tersebut melampaui target awal, yakni 5.000 suntikan vaksin dalam 7 hari.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan nantinya pusat vaksin di Banten akan menggunakan pendekatan yang mengedepankan teknologi guna memberikan kenyamanan lebih bagi penerima vaksin, terutama lansia. Proses pra-registrasi, penjadwalan, dan pengelolaan data vaksinasi akan memanfaatkan infrastruktur digital dan teknologi GrabHealth powered by Good Doctor agar pelaksanaan vaksinasi lebih efisien.

"10 persen dari populasi Indonesia merupakan lansia dan lebih dari 50 persen orang yang meninggal karena COVID-19 berusia lebih dari 60 tahun. Oleh karena itu, memberikan perlindungan kepada mereka yang rentan terpapar dengan virus ini menjadi prioritas. Kami mengapresiasi Grab dan Good Doctor atas komitmen berkelanjutan mereka untuk mendukung Program Vaksinasi Nasional melalui Grab Vaccine Center," ujar Budi dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/3/2021).

Grab, kemenkes, & good doctorGrab, kemenkes, & good doctor Foto: Grab

"Pusat vaksin dengan pendekatan 3-in-1 yang dipelopori oleh Grab dan Good Doctor menawarkan kemudahan dan efisiensi sistem vaksinasi yang aman dan cepat," lanjutnya,

Hal tersebut disampaikan Budi dalam dalam sambutannya di acara peresmian Grab Vaccine Center di Provinsi Banten.

Sementara itu, Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro menilai riset dan inovasi punya peranan penting dalam mengatasi pandemi global ini.

"Percepatan inovasi melalui kolaborasi antar sektor seperti ini sangat penting untuk menekan penyebaran virus di Indonesia. Grab Vaccine Center yang didirikan oleh Grab dan Good Doctor merupakan kombinasi yang solid dari inovasi, penggunaan teknologi berbasis data, dan keunggulan operasional. Mengorganisir pelaksanaan program vaksinasi adalah tugas besar yang membutuhkan perencanaan dan rancangan yang komprehensif, serta pengelolaan yang cermat, dan Grab dan Good Doctor mampu mewujudkannya lewat inovasi dan pendekatan teknologi," terangnya.

Adapun Grab Vaccine Center Provinsi Banten akan beroperasi di ICE BSD Exhibition Hall 10 mulai tanggal 13 sampai 14 Maret 2021 untuk gelombang pertama dan tanggal 10 sampai 11 April 2021 untuk gelombang kedua.

Di bawah pengawasan Kemenkes, pusat vaksin ini menargetkan untuk melakukan penyuntikan vaksin pada 5.000 lansia dan pekerja publik di sektor transportasi, yang terdiri dari pengemudi angkutan massal serta mitra pengemudi dan pengantaran Grab.

Dalam dua hari pelaksanaannya, Grab didukung oleh ICE BSD sebagai official venue partner. Diharapkan, lalu lintas dan kerumunan bisa dikendalikan dengan baik selama pelaksanaan program vaksinasi, mengingat lokasi ICE BSD yang luas. Selain itu, Danone Indonesia ikut berkontribusi mendukung jalannya vaksinasi, dengan menjadi official hydration drops partner yang menyediakan kebutuhan air minum bagi saat program berlangsung.

Vaksin disediakan oleh Kementerian Kesehatan dan akan tersedia untuk lansia dan pekerja publik di sektor transportasi yang memenuhi syarat Program Vaksinasi Nasional Tahap 2. Warga lansia di Provinsi Banten yang ingin divaksinasi di Grab Vaccine Center harus mendaftar dengan mengisi formulir online yang tersedia di GrabHealth powered by Good Doctor. Setelah pendaftaran terkonfirmasi, masyarakat akan menerima Informasi terkait jadwal vaksinasi.

Menurut Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Al Muktabar, vaksinasi sangat penting guna meningkatkan kekebalan tubuh serta menurunkan risiko terpapar virus.

"Sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dalam pendistribusian vaksin COVID-19 dapat mempercepat pencapaian kekebalan kelompok terhadap virus Corona di tanah air dan memacu produktivitas sosial dan ekonomi di masa depan. Kami berharap best practice dari Grab Vaccine Center Provinsi Banten dapat menjadi acuan dalam pendistribusian vaksin secara efektif dan aman di Provinsi Banten," tuturnya.

Di sisi lain, President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata menyebut, tantangan berikutnya setelah vaksin tersedia yaitu memberikan suntik vaksin bagi penduduk dengan jumlah besar dalam waktu singkat.

"Berbagai metode vaksinasi massal dapat digunakan untuk memastikan akses yang lebih luas ke semua segmen masyarakat. Kombinasi layanan vaksinasi Drive-Thru dan Walk-In menawarkan proses vaksinasi yang lebih cepat dan waktu menunggu yang lebih singkat guna mendukung agenda nasional untuk melakukan vaksinasi COVID-19 secara massal. Saling bahu membahu dengan semangat gotong royong yang kuat dalam memerangi COVID-19 akan mempercepat berakhirnya pandemi ini," katanya.

Managing Director Good Doctor Technology Indonesia, Danu Wicaksana menilai akselerasi vaksinasi Corona sangat penting, dalam rangka mendorong pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia.

"Kami di Good Doctor selalu siap menjadi mitra pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi nasional di berbagai kota sesuai arahan Kementerian Kesehatan. Secara khusus, kami juga menyediakan proses registrasi peserta vaksinasi secara daring dan juga fitur pre-screening untuk lansia di dalam aplikasi Grab and aplikasi Good Doctor; sehingga dapat mengurangi kerumunan massa dan meminimalisasi kasus batal atau tunda di lokasi vaksinasi," ujarnya.

Pengelolaan pusat vaksinasi oleh Grab dan Good Doctor difokuskan pada keunggulan operasional dalam pengendalian lalu lintas pelaksanaan vaksinasi. Metode drive-thru di Grab Vaccine Center dimaksudkan untuk melengkapi metode vaksinasi walk-in yang umum dilakukan. Penerima vaksin yang memasuki area Drive-Thru Grab Vaccine Center akan diskrining terlebih dahulu untuk memastikan bahwa mereka memenuhi kriteria sebagai penerima vaksin.

Mobil dan motor yang lolos tahap skrining akan diarahkan ke salah satu jalur yang terbuka untuk pendaftaran, vaksinasi yang akan dilakukan oleh dokter dan perawat dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dan observasi. Penerima vaksin akan mendapatkan sertifikat vaksin yang dikeluarkan oleh BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) sebelum meninggalkan lokasi.

(mul/ega)