Diimingi Jadi SPG, 3 Gadis asal Tator Malah Dijual ke Tempat Hiburan Malam

Muhammad Riyas - detikNews
Sabtu, 13 Mar 2021 12:56 WIB
Dua tersangka TPPO gadis di bawah umur di Tana Toraja
Dua tersangka TPPO gadis di bawah umur di Tana Toraja (Muhammad Riyas/detikcom)
Tana Toraja -

Tiga gadis di bawah umur asal Tana Toraja (Tator) menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Ketiganya diiming-imingi pekerjaan sales promotion girl (SPG). Namun kenyataannya mereka dijual ke tempat hiburan malam.

"Jadi awalnya salah satu dari tiga korban yang masih di bawah umur direkrut dan diajak terbang ke Manado (Sulawesi Utara). Namun kaget lantaran tiba di Bandara Luwuk Banggai, Sulteng, lalu diberi tahu untuk tinggal di Luwuk Banggai sementara waktu," jelas Kasat Reskrim Polres Tator AKP Jon Paerunan kepada wartawan, Santu (13/3/2021).

Ketiga gadis di bawah umur itu direkrut oleh dua wanita, masing-masing asal Tator dan Luwuk Banggai. Masing-masing pelaku berinisial VN (24) dan SS (37).

Setelah tiba di Luwuk Banggai, lanjut Jon, korban diajari menari dan bernyanyi. Ketiga gadis asal Tator lalu diajak ke sebuah tempat hiburan malam.

"Jadi ketiga korban yang masih di bawah umur ini kaget lantaran di ajak ke tempat hiburan malam. Belum sempat melayani lelaki hidung belang," ucap Jon.

Jon menuturkan salah satu korban menghubungi keluarga dan menjelaskan kejadian yang dialaminya. Akhirnya keluarga korban membawa polisi untuk menjemput anak gadis mereka.

"Salah satu korban melapor ke keluarganya yang ada di sana. Lalu keluarganya tersebut datang bersama polisi menjemput korban, dan akhirnya dibawa pulang kembali ke Tana Toraja bersama kedua pelaku," jelas Jon.

Baik VN maupun SS dikenai Pasal 2 Undang-Undang RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan TPPO. Keduanya diancam hukuman penjara maksimal 15 tahun.

"Ancaman hukuman minimal 3 tahun, maksimal 15 tahun penjara," tegas Jon.

Simak juga 'Marinir Gadungan Tipu 2 Gadis di Sukabumi':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)