Round-Up

Teror Potongan Kepala Anjing di Riau Imbas Berebut Kepengurusan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 12 Mar 2021 22:39 WIB
Polisi tangkap pelaku teror kepala anjing ke rumah pejabat Kejati Riau
Foto: Polisi tangkap pelaku teror kepala anjing di Riau (Raja Adil/detikcom)
Pekanbaru -

Polisi menangkap tiga orang terkait teror potongan kepala anjing ke rumah pejabat Kejaksaan Tinggi Riau, Muspidauan. Rupanya, teror kepala anjing itu terjadi karena ada rebutan kepengurusan Lembaga Adat Melayu (LAM) Pekanbaru.

Peristiwa tersebut terjadi di rumah Muspidauan di Sukajadi, Pekanbaru, sekitar. Dia mengatakan peristiwa itu diketahui sekitar pukul 05.00 WIB, Jumat (5/3/2021). Saat itu, Muspidauan ke luar rumah untuk pergi salat subuh.

"Saat pelapor ke luar rumah, terlihat sebilah pisau di teras depan rumahnya, kemudian pelapor meletakkan ke dalam rumah pisau tersebut karena pelapor pikir pisau tersebut pisau kepunyaan tetangganya yang merupakan kakak istrinya, selanjutnya pelapor pergi melaksanakan salat Subuh," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang, Minggu (7/3/2021).

Setelah pulang salat, Muspidauan meminta anaknya mengecek rekaman kamera CCTV untuk mengetahui siapa pemilik pisau tersebut. Namun tak ada orang yang terlihat meletakkan pisau itu. Anaknya kemudian mengecek ke depan rumah.

"Terlihat ada sepotong kepala anjing yang terletak di depan teras rumah, tepatnya di bawah jendela rumah," ucapnya."Kami masih lakukan penyelidikan terhadap pelaku. Sudah dilakukan olah TKP juga di lokasi," tutur Nandang.

Polisi kemudian mengusut peristiwa ini. Dua orang terduga pelaku ditangkap pada Rabu (10/3) malam.

"Benar, dua pelaku teror telah ditangkap tadi malam di salah satu rumah di Kota Pekanbaru," ucap Dirreskrimum Polda Riau, Kombes Teddy Ristiawan saat dimintai konfirmasi, Kamis (11/3) .

Teddy mengatakan kedua pelaku adalah Irwan dan Didik. Keduanya ditangkap setelah polisi mendeteksi wajah melalui CCTV dan mendapatkan keterangan dari saksi-saksi.

Setelah itu, polisi menangkap seorang tersangka, Boy. Ada dua terduga pelaku yang masih dikejar. Mereka juga diduga melakukan teror ke rumah Sekretaris LAM Riau, Nasir Penyalai.

Setelah diusut, kasus ini rupanya berawal dari Musdalub LAM Pekanbaru. Dalam musdalub itu, Muspidauan terpilih sebagai Ketua.

"D (Didik) membantu aksi teror dengan mengirim kepala anjing, melempar bensin ke rumah Pak Nasir. Yang mana tujuan melempar agar Pak Muspidauan enggan dan takut terhadap mereka, sehingga mereka tetap eksis berada di LAM Pekanbaru," kata Kapolda Riau Irjen Agung Setya kepada wartawan, Jumat (12/3/2021).

Selanjutnya
Halaman
1 2