Tanggap Bencana, Gojek Diganjar Penghargaan dari BNPB

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Jumat, 12 Mar 2021 14:42 WIB
Gojek
Foto: Gojek
Jakarta -

Gojek meraih penghargaan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atas peran aktifnya dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Bersama empat perusahaan dan satu asosiasi lainnya, Gojek didapuk menjadi perusahaan teknologi satu-satunya yang mendapatkan penghargaan ini.

Adapun penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BNPB 2021 pada 10 Maret lalu.

KepalaBNPB,DoniMonardo mengapresiasi dukunganGojek dalam upaya penanggulangan bencana yang terjadi di Indonesia. Menurutnya,Gojek merupakan salah satu mitra yang punya peran signifikan dalam strategi penanggulangan bencana. Tidak hanya dalam lingkup aktivasi bantuan relawan dan kebutuhan logistik, namun juga pada penyampaian edukasi dan informasi melalui aplikasiGojek.

"Kami mengapresiasi komitmen Gojek sebagai perusahaan teknologi pertama yang berinisiatif menjadi mitra pemerintah dalam usaha penanggulangan bencana di Indonesia. Perlu digaris bawahi bahwa upaya penanggulangan bencana adalah urusan bersama," ujar Doni dalam keterangan tertulis, Jumat (12/3/2021).

"Melihat respons cepat tanggap yang dilakukan Gojek dalam kurun waktu satu tahun terakhir ini, termasuk untuk membantu menangani COVID-19, banjir di Jakarta, Kalimantan Selatan dan daerah lainnya, BNPB percaya kolaborasi bersama Gojek dapat membantu kami terus menetapkan strategi yang efektif untuk mengelola penanggulangan bencana untuk masyarakat Indonesia yang lebih tangguh," lanjutnya.

Sementara itu, Chief of Public Policy and Government Relations Gojek, Shinto Nugroho mengatakan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh pihak dalam ekosistem Gojek, mulai dari pelanggan, mitra driver, hingga mitra usaha dan karyawan.

"Peran Gojek dalam penanganan dan mitigasi bencana tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi dengan BNPB dan mitra pemerintah lainnya, serta seluruh pihak dalam ekosistem Gojek termasuk mitra driver, mitra usaha, pelanggan dan karyawan. Penghargaan ini menjadi motivasi kami untuk terus menjadi andalan bagi masyarakat untuk menciptakan dampak positif bagi Indonesia," paparnya.

Diungkapkan Shinto, Gojek telah berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan pihaknya aktif terlibat baik pada fase pra, saat, hingga pascabencana. Ia menjelaskan, ketika pandemi Corona mulai merebak pada Maret 2020 lalu, Gojek bergerak memberikan perlindungan bagi semua lapisan di dalam ekosistemnya agar mitra driver, mitra usaha, pelanggan, karyawan serta masyarakat luas bisa terus produktif.

Adapun salah satu inisiatifnya adalah ketika perusahaan karya anak bangsa tersebut mengimpor 5 juta masker pada April 2020 bekerja sama denganBNPB. Masker tersebut kemudian didistribusikan melalui organisasi nirlaba bentukanGojek, Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB), kepada mitra driver, tenaga kesehatan hingga masyarakat umum. Sehingga, tidak mengganggu ketersediaan dan alokasi produksi masker dan alat-alat kesehatan lain di Indonesia yang saat itu dialokasikan sepenuhnya untuk kebutuhan rumah sakit.

Selanjutnya, di penghujung tahun 2020, Gojek melalui YABB juga menyalurkan bantuan senilai Rp 116 miliar. Bantuan tersebut berupa paket sembako dan kupon makan bagi mitra dan keluarganya, paket makanan bagi tenaga kesehatan, paket sembako bagi para pekerja informal hingga program #BersamaBISA di bidang pendidikan dan #BersamaMAJU di bidang kewirausahaan.

"Ke depannya, Gojek akan terus berupaya untuk menjadi andalan bagi masyarakat dengan terus berinovasi menghadirkan layanan-layanan yang memenuhi kebutuhan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi, serta menciptakan dampak sosial yang luas, termasuk terus bersinergi dengan pemerintah mewujudkan masyarakat Indonesia yang semakin waspada dan tangguh bencana," tutupnya.

(ega/ega)