Round-Up

Yang Belum Terungkap dari Supersemar Usai 55 Tahun Berselang

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 11 Mar 2021 20:50 WIB
Presiden Sukarno dan Suharto (AFP Photo/PANASIA-FILES)
Presiden Sukarno dan Soeharto (AFP Photo/PANASIA-FILES)
Jakarta -

Mengancik usianya yang ke-55 tahun, Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) masih menyisakan misteri. Ada yang belum terungkap dari kepingan gambar puzzle sejarah negara ini.

Supersemar lahir pada 11 Maret 1966, persis lima setengah dasawarsa bila dihitung mundur sejak sekarang, Kamis (11/3/2021).

Dihimpun dari catatan pemberitaan detikcom, Supersemar berisi perintah dari Presiden Sukarno kepada Jenderal Soeharto untuk mengambil tindakan yang dianggap perlu untuk mengembalikan kondisi keamanan dan ketenangan, juga menjamin keselamatan Presiden.

Soeharto saat itu adalah Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib) dan Panglima Angkatan Darat. Situasi yang perlu diamankan adalah situasi negara yang genting seusai peristiwa berdarah Gerakan 30 September, PKI menjadi musuh bersama, elite hingga simpatisannya diburu di mana-mana.

Supersemar menjadi legitimasi Soeharto untuk membubarkan PKI. Setahun sejak Supersemar, yakni 12 Maret 1967, Soeharto menjadi Presiden RI menggantikan Sukarno.

Sejarah Supersemar memang sudah populer, lengkap dengan kontroversinya. Namun misteri masih juga tersisa. Berikut adalah hal yang belum terungkap dari Supersemar:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3