Polisi Gelar Perkara Kasus Kerumunan di Restoran Rizky Billar Besok

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 11 Mar 2021 12:47 WIB
Satpol PP bubarkan kerumunan dari grand opening restoran yang dihadiri artis Rizky Billar (istimewa)
Satpol PP membubarkan kerumunan dalam grand opening restoran Rizky Billar. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Kasus kerumunan di grand opening restoran milik artis Rizky Billar di Tanjung Duren, Jakarta Barat, berlanjut. Polisi dijadwalkan melakukan gelar perkara kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan tersebut besok.

"Sejauh ini sudah kita lakukan klarifikasi (Rizky Billar) kemarin. Nanti kita gelar (perkara) lagi besok, karena ini kan tanggal merah ya. Jadi rencana nanti sama Kapolsek, sama penyidik, saya sendiri Kanit Reskrim akan kita gelarkan," kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Mubarok saat dihubungi detikcom, Kamis (11/3/2021).

Rizky Billar telah dimintai klarifikasi pada Rabu (10/3). Artis tersebut dicecar petugas dengan 24 pertanyaan.

Dalam klarifikasi tersebut, Mubarok mengatakan Rizky Billar datang dengan kapasitas sebagai pemilik restoran. Petugas pun telah mengantongi bukti keterangan Rizky Billar sebagai salah satu pemilik restoran tersebut.

"Yang bersangkutan ini bukan brand ambassador yang sengaja diundang ke sana, bukan. Dia pemilik dan ada suratnya yang katakan dia pemilik saham juga," ujar Mubarok.

"Dia murni datang ke situ karena pemilik, bukan karena dia datang sengaja untuk mengundang orang ramai," sambungnya.

Sejauh ini total ada lima saksi yang telah dimintai keterangan oleh polisi, termasuk Rizky. Petugas kini akan melakukan gelar perkara untuk menentukan ada-tidaknya unsur pidana yang dilanggar dari kerumunan tersebut.

Peristiwa kerumunan tersebut terjadi pada Minggu (8/3). Saat itu Satpol PP segera melakukan pembubaran massa yang datang.

Polisi pun turun tangan menyelidiki kasus tersebut, termasuk meminta klarifikasi kepada Rizky Billar. Rizky Billar, yang memenuhi undangan klarifikasi polisi pada Rabu (10/3), meminta maaf soal kerumunan tersebut. Ia mengaku kejadian itu di luar dugaannya.

Rizky Billar mengaku tidak berniat menimbulkan kerumunan dalam pembukaan restoran tersebut. Dia mengatakan datang ke lokasi sebagai pemilik untuk meresmikan pembukaan restoran miliknya.

"Ketika banyak orang yang datang itu di luar kuasa saya. Dan intinya saya juga mohon maaf kepada warga sekitar atas keramaian yang terjadi atas kerumunan yang terjadi, karena itu terjadi di luar kuasa saya," kata Rizky Billar di Polsek Tanjung Duren, Jakarta Barat, Rabu (10/4).

(ygs/mae)