Korupsi Dana Desa Rp 399 Juta, Pj Kades di Labura Sumut Jadi Tersangka

Ahmad FIM - detikNews
Kamis, 11 Mar 2021 02:24 WIB
Konferensi pers di Polres Labuhanbatu (Ahmad FIM-detikcom)
Foto: Konferensi pers di Polres Labuhanbatu (Ahmad FIM-detikcom)
Labuhanbatu -

Pejabat (Pj) Kepala Desa Lobu Rampah di Labuhanbatu Utara, KH (34), ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi. Dia diduga melakukan korupsi dana desa Rp 399 juta.

Kasus ini disebut terjadi pada 2017. Saat itu, Desa Lobu Rampah memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) senilai Rp 1,3 miliar.

"Ada enam jenis kegiatan yang telah dianggarkan namun tidak direalisikan tersangka. Termasuk tidak melaksanakan proyek infrastruktur sesuai volume yang ditetapkan RAB (Rencana Anggaran Biaya), dengan kerugian negara total Rp 399 Juta," sebut Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, di Polres Labuhanbatu, Rabu (10/3/2021).

Setelah ada indikasi kerugian negara, polisi memulai proses penyelidikan hingga menetapkan KH sebagai tersangka. Sejauh ini, ada 11 orang saksi yang telah diperiksa oleh polisi.

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Parikhesit, mengatakan KH telah ditahan sejak November 2020. KH dijerat pasal 2 ayat (1) subsider pasal 3 Juncto pasal 18 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Total ada 11 saksi yang diperiksa dalam perkara ini. Termasuk 2 saksi ahli, yakni 1 dari BPKP dan 1 dari akademisi," ujarnya.

Kini, kasus proses penyidikan telah tuntas. Berkas perkara juga sudah dikirimkan dan dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan. KH segera disidang.

(haf/haf)