Pengacara Penyebar Klaim Video Syur Gisel Dikirim ke WAG untuk Bertanya

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 09 Mar 2021 15:10 WIB
Pengacara MN, Andreas Naho Silitonga (Dwi Andayani-detikcom)
Pengacara MN, Andreas Naho Silitonga (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

Terdakwa kasus dugaan penyebaran video syur Gisella Anastasia atau Gisel dan Michael Yukinobu Defretes, PP dan MN, kembali menjalani sidang hari ini. Pengacara MN menilai kliennya hanya bertanya saat mengirim video syur itu ke WhatsApp Group (WAG).

"Niat dia itu sama sekali bukan untuk menyebarkan, dia bertanya kok," ujar pengacara MN, Andreas Naho Silitonga, sebelum sidang dimulai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Jl Ampera Raya, Selasa (9/3/2021).

Andreas mengatakan MN tidak menyebarluaskan video tersebut. Menurutnya, MN hanya mengirimkan video tersebut ke satu grup WA untuk bertanya tentang kebenaran video tersebut.

"Klien kami kan sudah saya sampaikan memang mengirimkan ke grup, itu udah clear nggak ada yang dipertanyakan itu," kata Andreas.

"Dia sedang melakukan pertanyaan, dia menerima informasi dan dia sedang bertanya benar atau tidak," sambungnya.

Andreas menilai perbuatan MN tidak masuk kategori menyebarluaskan video syur Gisel. Menurutnya, mengirimkan video ke grup WA merupakan hal yang terbatas, berbeda dengan menyebarkan melalui media sosial, seperti Twitter.

"Yang dilakukan hanya masuk ke grup WA, artinya kalau tersebar luas itu siapa pun orang, di mana pun dia bisa mengakses informasi tersebut itu artinya menyebarluaskan. Kalau hanya ke dalam grup itu, saya kan nggak bisa masuk ke situ untuk mengakses, jadi sangat terbatas sekali. Beda kalau Twitter, kalau Twitter kan siapa pun bisa akses," tuturnya.

Sidang lanjutan PP dan MN sendiri dijadwalkan berlangsung hari ini. Sidang bakal digelar dengan agenda pemeriksaan saksi.

Sebelumnya, PP dan MN telah didakwa melanggar Pasal 29 juncto Pasal 4 ayat (1) UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Lihat video 'Penyebar Video Syur Jalani Sidang, Ini Harapan Gisella Anastasia':

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/haf)