Sempat Masuk Zona Merah Corona, Sumbawa Kini Jadi Zona Kuning

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Selasa, 09 Mar 2021 13:05 WIB
Kabupaten Sumbawa berstatus zona kuning
Foto: dok. Polda NTB
Jakarta -

Kabupaten Sumbawa sempat berstatus zona merah COVID-19. Namun beberapa hari terakhir, Sumbawa sukses menurunkan risiko penyebaran virus Corona hingga menjadi zona kuning.

Kapolda NTB melalui Kabid. Humas Kombes Pol. Artanto melalui mengungkapkan apresiasi kepada semua pihak yang turut serta berperan aktif dalam perubahan zonasi tersebut.

"Ini patut dibanggakan, dan ini juga bagian dari adanya intervensi Program Kampung Sehat 2 Nurut Tatanan Baru, yang merupakan kolaboratif antara TNI-Polri dengan Pemerintah Daerah," ujar Artanto dalam keterangan tertulis, Selasa (9/3/2021).

Diungkapkannya sampai dengan tanggal 8 Maret 2021 tercatat 8.393 orang dari total 9.728 orang pasien terinfeksi Corona yang dinyatakan sembuh.

"Ini cukup menggembirakan. Dari total 8.393 orang yang dinyatakan sembuh itu, 55 orang pasien COVID-19 sembuh hari ini. Alhamdulillah, ini patut disyukuri," tuturnya.

Kabupaten Sumbawa berstatus zona kuningKabupaten Sumbawa berstatus zona kuning Foto: dok. Polda NTB



Pamen Polri melati tiga itu berharap agar penyintas COVID-19 bisa berpartisipasi membantu pasien lainnya yang masih berada di tempat-tempat isolasi.

"Mari Bapak dan Ibu yang sudah sembuh, kita mendonorkan plasma darah (donor plasma konvalesen) kita, untuk membantu saudara-saudara kita yang masih berjuang melawan COVID-19," katanya.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Gita Ariadi menyampaikan, zonasi Corona di Kabupaten Sumbawa tidak langsung berubah dari merah menjadi kuning, melainkan secara bertahap. Dalam empat hari terakhir, zonasi Sumbawa turun dari zona merah ke oranye, selanjutnya ke zona kuning.

Kabupaten Sumbawa berstatus zona kuningKabupaten Sumbawa berstatus zona kuning Foto: dok. Polda NTB


"Jadi tidak melompat. Ada oranye empat atau lima hari, lalu sekarang kuning," terangnya.

Kendati demikian, Lalu menilai hal tersebut sebagai sinyal positif atas kerja keras seluruh pihak, utamanya kolaborasi PPKM dengan Kampung Sehat 2 NTB yang diterapkan Satgas COVID-19 dalam tiga pekan terakhir.

"Di instruksi Gubernur itu kan ada dalam poin tujuh. Mengintegrasikan dengan Kampung Sehat. Jadi ada hal positifnya," pungkasnya.

(prf/ega)