Sprindik Kasus Lahan DKI Diteken 24 Februari, Dirut Sarana Jaya Jadi Tersangka

Tim detikcom - detikNews
Senin, 08 Mar 2021 11:06 WIB
Gedung baru KPK
Dokumentasi Gedung Merah Putih KPK (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - KPK ternyata tengah mengusut dugaan korupsi terkait pengadaan lahan di DKI Jakarta. Penyidikan kasus tersebut sudah berjalan sejak akhir Februari 2021.

Dari dokumen resmi KPK yang didapat detikcom tercantum Surat Perintah Penyidikan atau Sprindik sudah diteken pada 24 Februari 2021. Tercantum sejumlah nama sebagai tersangka yaitu Yoory Corneles, Anja Runtuwene, dan Tommy Adrian. Ada satu lagi yang dijerat sebagai tersangka yaitu korporasi atas nama PT Adonara Propertindo.

Identitas tersangka yang disebutkan jelas yaitu Yoory Corneles sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya. Tertera pula perkara yang tengah diusut yaitu terkait pengadaan tanah di Munjul, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur pada tahun 2019.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (selanjutnya disebut UU Tipikor).

Berkaitan dengan hal ini Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz mengaku sudah meminta konfirmasi pada Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta Sri Haryati. Abdul Aziz mengatakan bila pihak Pemprov DKI membenarkan perihal itu.

"Ya saya sudah konfirmasi ke asisten perekonomian (Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta Sri Haryati). Jawabannya iya benar. Cuma saya baru komunikasi via WA aja dengan beliau," kata Abdul Aziz kepada wartawan, Senin (8/3/2021).

Dari sumber detikcom diketahui awal bulan Maret ini tim KPK telah menggeledah kediaman Yoory. Selain itu kantor pusat PD Sarana Jaya tersebut juga telah digeledah KPK.

Secara terpisah Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengamini bila KPK saat ini sudah melakukan penyidikan terhadap kasus itu. Namun Ali belum membeberkan dengan detail.

"Benar, setelah ditemukan adanya dua bukti permulaan yang cukup, saat ini KPK sedang melakukan kegiatan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan tanah di Munjul, Kelurahan Pondok Rangon, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019," kata Ali.

"Saat ini, kami belum dapat menyampaikan detail kasus dan tersangkanya karena sebagaimana telah disampaikan bahwa kebijakan KPK terkait hal ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan para tersangka telah dilakukan. Saat ini tim Penyidik KPK masih menyelesaikannya tugasnya lebih dahulu," imbuhnya.

KPK di era Firli Bahuri Cs ini memang sudah menyampaikan kebijakan baru mengenai penanganan kasus. Disebutkan KPK tidak akan mengumumkan siapa tersangka yang dijerat apabila belum ditangkap atau ditahan.

Dimintai konfirmasi terpisah Kabiro Hukum DKI Jakarta Yayan Yuhana mengaku tidak tahu. "Saya tidak tahu," ucap Yayan saat dihubungi, Senin (8/3/2021).

Sementara itu Direktur Utama Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan, yang dimintai konfirmasi melalui aplikasi perpesanan tidak membalasnya. Saat detikcom mencoba menghubungi lewat sambungan telepon pun langsung diputus komunikasinya.

Simak juga video 'PN Jaksel Gelar Praperadilan Dugaan Korupsi Pembelian Lahan Era Ahok':

[Gambas:Video 20detik]



(dhn/fjp)