Polisi Tangkap Seorang Buron Kasus Pencurian Kabel LRT di Palembang

Prima Syahbana - detikNews
Sabtu, 06 Mar 2021 09:57 WIB
Ilustrasi LRT Jabodebek di pemberhentian terakhir stasiun/pool Cibubur.
Ilustrasi LRT (Tri Aljumanto/detikcom)
Palembang -

Seorang buron kasus pencurian kabel grounding LRT Palembang, Fredy Antono (33), ditangkap polisi. Fredy merupakan tersangka pencurian yang sudah 4 bulan ditetapkan sebagai buron.

"Benar, satu buron pencurian kabel grounding LRT Palembang sudah kita lumpuhkan. Tersangka terpaksa diberi tindakan tegas-terukur karena melawan dan mencoba kabur saat ditangkap di tempat persembunyiannya, Kamis (4/3) sekitar pukul 20.00 WIB," kata PS Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Edi Rahmat kepada wartawan, Sabtu (6/3/2021).

Edi mengatakan Fredy saat ditangkap mencoba melawan petugas. Karena itu, petugas di lapangan melumpuhkan Fredy.

Fredy diketahui jadi buron hampir 4 bulan. Dia ditangkap Unit Pidum dan Tekab 134 berdasarkan pengakuan tersangka Epi Herlanta (35) dan M Supriyono (28), yang lebih dahulu ditangkap beberapa waktu lalu. Atas tertangkapnya Fredy, masih ada satu lagi pelaku yang masih dalam pengejaran petugas.

"Berkat 'nyanyian' kedua pelaku yang sudah kita tangkap beberapa waktu lalu, kita kembali meringkus Fredy, satu buron dalam kasus pencurian kabel grounding yang terpasang di teritorial LRT Palembang," kata Kanit Pidum Polrestabes Palembang AKP Robert P Sihombing ketika dimintai konfirmasi terpisah.

Robert menjelaskan Fredy ikut dalam pencurian kabel grounding yang berada di toritorial LRT Palembang, 10 November 2020 sekitar pukul 00.10 WIB, di Stasiun LRT RSUD Siti Fatimah hingga Stasiun LRT Bandara Palembang.

Dari informasi tersebut, ditemukan kabel yang sudah terpotong sepanjang lebih-kurang 50 meter di TKP. Atas kejadian tersebut, selanjutnya pihak perusahaan selaku korban memberikan kuasa kepada pelapor untuk melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Palembang.

"Berdasarkan penyidikan dan penyelidikan anggota kita dengan dasar laporan polisi Nomor: LPB/2380/ XI/2020/ Sumsel/Restabes/Spkt, yang teregister November 2020 lalu, tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud Pasal 363 KUHPidana," terangnya.

Setelah mengetahui keberadaan tersangka, penyidik Unit Pidum bersama Tekab 134 Polrestabes Palembang menangkap pelaku Epi dan Yono. Tersangka mengakui melakukan pencurian di atas rel LRT bersama ketiga rekannya.

Selain itu, polisi menyebut, dengan tertangkapnya tersangka Fredy, pihaknya masih memburu satu pelaku lagi yang masih kabur, yakni AR. Dari tersangka Fredy, polisi juga turut mengamankan barang bukti berupa satu kunci ring dan sebilah pisau.

"Tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolrestabes. Tersangka terancam Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan. Kita masih memburu satu pelaku lagi berinisial AR," tutupnya.

Simak juga 'Setahun Jadi Buron, KPK Yakini Harun Masiku Masih di Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/zap)