Sambutan Berapi-api Moeldoko Jadi Ketum PD Versi KLB: Ini Demokrasi!

Ahmad Arfah Fansuri - detikNews
Jumat, 05 Mar 2021 22:43 WIB
Medan -

Kepala KSP Moeldoko menghadiri acara yang diklaim sebagai KLB Demokrat di Sumut. Moeldoko memberi sambutan berapi-api!

"Saudara-saudara sekalian, ini adalah pidato saya pertama, pidato politik di depan umum dalam upaya menjaga dan membangun demokrasi di Indonesia. Selanjutnya, saya sungguh sangat mengapresiasi saudara-saudara sekalian dari berbagai daerah, DPD, DPC dan organisasi sayap, para pendiri, para senior yang telah berani memperjuangkan cita-cita, yaitu sebuah Partai Demokrat yang demokratis, terbuka dan modern!" kata Moeldoko di lokasi KLB, The Hill Hotel and Resort, Deli Serdang, Jumat (5/3/2021).

Moeldoko menegaskan KLB Demokrat di Sumut konstitusional sesuai AD/ART Partai Demokrat. Dia kembali menyinggung 3 pertanyaannya sebelum menerima pinangan menjadi ketum Demokrat.

"KLB ini adalah konstitusional seperti yang tertuang AD/ART. Untuk itulah sebelum saya datang ke sini saya ingin memastikan 3 pertanyaan yang tadi saya tanyakan kepada Saudara-saudara sekalian. Setelah ada kepastian, saya dengan sukarela untuk datang ke sini walaupun macetnya luar biasa," ucap Moeldoko.

Moeldoko kemudian menyinggung dinamika KLB Demokrat di Sumut. Dia menyebut KLB ini Demokrasi.

"Saya sudah sangat menghargai perbedaan pendapat yang terjadi dalam KLB ini. Ada yang memilih Pak Moeldoko, ada yang memilih Pak Marzuki Alie. Inilah sebuah demokrasi," sebut Moeldoko.

Mantan Panglima TNI itu mengklaim tak punya kekuatan memaksa peserta KLB Demokrat memilihnya. Menurutnya, dia menjadi Ketum Demokrat via KLB Sumut karena keyakinan pemilihnya.

"Saya sama sekali tidak punya kekuatan untuk memaksa saudara-saudara untuk memilih saya. Saya tidak punya kekuatan untuk itu. Tapi semua lahir, lahir dari sebuah keyakinan dan alhamdulillah ini apa itu... sebuah kekuatan," ucap Moeldoko.

"Pak Marzuki Alie punya pengalaman di parpol yang luar biasa, saya punya pengalaman di militer dan pemerintahan, para pendiri PD Demokrat para senior memiliki filosofi dan kebijakan yang sangat tinggi. Para DPP, DPD DPC dan organisasi sayap memiliki semangat! Luar biasa! Jadi kalau semua kekuatan ini disatukan maka akan menggemparkan Indonesia!" ucap Moeldoko.

(gbr/idn)