Mahfud Sebut Dualisme Selesai, Sekda Papua Dilantik Mendagri Aktif Senin Depan

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Jumat, 05 Mar 2021 18:57 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md.
Foto: Menko Polhukam Mahfud Md. (Dok: Kemenko Polhukam)
Jakarta -

Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan permasalahan dualisme Sekretaris Daerah (Sekda) Papua saat ini sudah diselesaikan. Berdasarkan kesepakatan, Sekda Papua definitif yang dilantik Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yakni Dance Yulian Flassy akan mulai aktif bekerja pada pekan depan.

"Ketiga orang ini (Gubernur Papua Lukas, PLT Sekda Doren, Sekda definitif Dance) sudah bersepakat ketika dipertemukan oleh Dirjen Otda Pak Akmal Malik bersepakat begini, Dance akan menjadi sekda definitif mulai hari Senin tanggal 8 (Maret) sesuai dengan Kepres dan pelantikan yang telah dilakukan Mendagri," kata Mahfud melalui rekaman Video yang diterima detikcom, Jumat (5/3/2021).

Mahfud menuturkan penyelesaian dualisme Sekda Papua ini setelah mempertemukan ketiga orang yakni Gubernur Papua Lukas Enembe, Sekda Papua definitif yang dilantik Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yakni Dance Yulian Flassy, dan pejabat (Pj) Sekda Papua yang dilantik Wagub Papua Doren Wakerkwa di Jayapura. Mahfud menuturkan kala itu pemerintah pusat mengutus Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik.

"Pada hari ini Jumat tanggal 5 Maret 2021 alhamdulillah telah dicapai kesepakatan dan penyelesaian," ujar Mahfud.

Mahfud menuturkan Dance akan mulai bertugas sebagai Sekda Papua mulai Senin pekan depan. Sementara Doren kata Mahfud, masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan tugas dan tanggungjawabnya sampai satu pekan ke depan.

"Jadi Sekdanya mulai hari ini kesepakatan, terus hari libur, hari kerjanya masuk hari Senin, nanti Sekdanya adalah Dance. Adapun Doren yang selama ini menjadi Plt, itu mulai tanggal 8 (Maret) tidak akan aktif tetapi diberi kesempatan untuk melakukan menyelesaikan tugas-tugas yang selama ini tertanggungkan tapi menjadi tanggung jawab dia, diberi waktu tanggal 13 (Maret) menyelesaikan," tuturnya.

Mahfud menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, dia meminta agar semua dapat kembali bekerja dengan tugas masing-masing. Dengan selesainya permasalahan dualisme Sekda ini, Mahfud mengatakan stabilitas politik sudah bisa kembali normal.

"Sehingga tanggal 15 (Maret) sudah bisa diserahkan serah terima darma wanita dari Bu Doren ke Bu Dance. Dengan demikian stabilitas politik dan pemerintahan di Papua insyaallah sudah bisa normal. Terima kasih kepada semua pihak kepada Pak Lukas Pak Gubernur, kepada Pak Dance Sekda definitif dan Pak Doren yang selama ini Plt cukup baik, kembali ke tempat tugas masing-masing untuk bangsa dan negara," imbuhnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur (Wagub) Papua Klemen Tinal melantik Doren Wakerkwa menjadi penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Papua hari ini. Di Jakarta, Mendagri Tito Karnavian melantik Dance Yulian Flassy sebagai Sekda Papua.

Klemen Tinal mengaku mendapat arahan dari Gubernur Papua Lukas Enembe perihal pelantikan Pj Sekda. Menurutnya, kondisi kesehatan Lukas sedang tidak baik.

"Pak Gubernur kemarin telepon dan minta dikoordinasikan dengan baik, sebab kondisi beliau kurang sehat," kata Klemen Tinal di Jayapura, Senin (1/3).

Klemen Tinal mengaku tidak mengikuti pelantikan Dance sebagai Pj Sekda. Dia menegaskan pelantikan Doren sebagai Pj Sekda sah.

"Apa yang terjadi di Jakarta hari ini kami belum ikuti. Tetapi apa yang terjadi hari ini di Papua ini sah. Intinya pemerintahan tidak boleh kosong," ujarnya.

Lebih jauh, Klemen Tinal menjelaskan bahwa aturan yang dia pakai adalah Undang-Undang (UU) Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua.

"Kami mengimbau seluruh orang untuk hormati itu. Artinya, semua undang-undang harus kalah sama dengan Undang-undang Otsus, kecuali menyangkut luar negeri, keamanan, fiskal, dan agama," katanya.

Terpisah, Dance Yulian Flassy membenarkan telah dilantik oleh Mendagri. Dance mengaku dilantik sebagai Sekda Papua definitif.

"Beliau sangat berharap pelantikan bisa segera dilakukan. Hal ini beliau sampaikan saat saya bersama Ditjen Otda bertemu di Jakarta pada 28 Februari 2021. Makanya hari ini Mendagri langsung melantik saya menjadi Sekda definitif Papua," sebut Dance saat dimintai konfirmasi.

Dance menyatakan pelantikan Doren sebagai Pj Sekda dilakukan agar tidak ada kekosongan jabatan. Dia menyebut akan segera berkantor di Pemprov Papua.

"Jadi biar tidak ada kekosongan selama 1 atau 2 hari, hal itu dilakukan. Yang jelas, dalam waktu tidak terlalu lama, saya akan mulai berkantor di Pemerintahan Provinsi Papua sesuai arahan Mendagri," terang Dance.

(idn/idn)