"Kalau motif daripada kejadian ini (pembunuhan Ari Pratama) berawal ketika pelaku dan korban berpacaran di medsos, kemudian berpacaran kurang-lebih 7 bulan," ujar Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus dalam keterangannya kepada wartawan di Polsek Panakkukang, Makassar, Jumat (5/3/2021).
Setelah Ari Pratama dan AA berpacaran, AA mengaku sulit menemui dan menghubungi Ari Pratama dalam sebulan terakhir. Hingga akhirnya dia terus berupaya dan berakhir mengajak selebgram Ari Pratama untuk bertemu.
"Kemarin pelaku berhasil tembus melalui handphone-nya kemudian korban diajak ketemu di salah satu parkiran swalayan," katanya.
Dalam pertemuannya di swalayan, pelaku AA dan korban Ari Pratama sempat berbincang selama setengah jam. Sejoli itu kemudian bersepakat melanjutkan pertemuan di sebuah wisma di kawasan Panakkukang.
"Dan di situlah terjadi pertengkaran, akhirnya terjadi penganiayaan pada saat korban terlelap tidur," ungkap Kompol Supriady.
Di tengah pertengkaran yang terjadi, pelaku AA kemudian menikam Ari Prtama secara bertubi-tubi di bagian dada. Korban yang terdesak kemudian lari ke luar kamar wisma dengan kondisi tanpa mengenakan busana sembari memegang dadanya yang terus bercucuran darah. Hingga akhirnya korban tewas terkapar di depan wisma tempatnya menginap dengan sang kekasih.
"Ada beberapa jumlah tikaman di bagian tubuh korban. Yang nampak (jelas) di sekitar dada," kata Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Iqbal Usman kepada wartawan di lokasi, Jumat (5/3).
Lihat juga video 'Sopir Angkot di Purwakarta Ditemukan Tewas Membusuk di Kontrakan':
(nvl/idh)











































