22 Ribuan Posko PPKM Mikro Terbentuk dalam 2 Pekan, Terbanyak di Jabar

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 17:29 WIB
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito.
Foto: Wiku Adisasmito (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Pemerintah memberlakukan kebijakan pendirian posko COVID-19 untuk mendukung pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro. Sebanyak 22 ribu posko sudah berdiri dalam 2 minggu PPKM mikro.

"Hingga akhir Februari 2021 atau pada minggu kedua pelaksanaan PPKM mikro telah terdapat lebih dari 22 ribu atau tepatnya 22.832 posko yang telah terbentuk di 30 provinsi di Indonesia," kata jubir pemerintah untuk penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, dalam konferensi di kanal YouTube BNPB, Kamis (4/3/2021).

Jawa Barat menjadi provinsi yang paling banyak mendirikan posko COVID-19. Ada 6.873 posko yang tersebar di Jawa Barat.

"Adapun posko yang paling banyak terbentuk di Jawa Barat yaitu ada 6.873 posko, Jawa Tengah yaitu 6.475 posko, dan Jawa Timur yaitu 4.216 posko," ungkap Wiku.

Pemerintah pusat mengapresiasi kepada seluruh pemprov di Indonesia yang telah menjalankan kebijakan pendirian posko COVID-19 ini. Wiku menuturkan pendirian posko dilakukan agar PPKM mikro bisa berjalan dengan baik.

"Saya berikan apresiasi kepada seluruh provinsi yang telah berupaya mengkoordinasikan daerahnya, hingga ke tingkat desa atau kelurahan, sehingga posko yang berfungsi sebagai pelaksana PPKM mikro ini dapat dibentuk dan berjalan dengan baik," sebut Wiku.

Diberitakan sebelumnya, varian baru COVID-19 dari Inggris atau yang disebut B.1.1.7 telah masuk ke Indonesia. Pemerintah pun memastikan vaksin COVID-19 yang saat ini digunakan di Indonesia efektif untuk melawan varian Corona B.1.1.7 itu.

"Pemerintah memastikan vaksin COVID-19 yang saat ini digunakan di Indonesia masih efektif dalam melawan mutasi COVID-19 asal Inggris, yaitu B.1.1.7," ucap Wiku.

Tonton Video: Pemerintah Perpanjang PPKM Mikro hingga 8 Maret 2021

[Gambas:Video 20detik]



(zak/imk)