Pendiri Kaskus Jadi Saksi di Sidang Pencemaran Nama Baik oleh Jack Lapian

Dwi Andayani - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 15:51 WIB
Sidang Jack Lapian (Dwi Andayani/detikcom)
Sidang Jack Lapian (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

Jaksa penuntut umum mengajukan tiga saksi dalam sidang lanjutan kasus Jack Boyd Lapian terkait pencemaran nama baik terhadap pendiri Kaskus, Andrew Darwis. Andrew Darwis menjadi salah satu saksi yang dihadirkan.

Sidang dilakukan di Ruang 3 Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis (4/3/2021). Ketiga saksi yang dihadirkan adalah Andrew Darwis, David Kurniawan, dan Bravo Saputro.

Dalam persidangan hadir terdakwa Jack Boyd Lapian dan Titi Sumawijaya. Sidang dipimpin oleh ketua majelis hakim Elfian.

Di awal persidangan, Andrew mengatakan nama baiknya tercoreng karena laporan yang dibuat oleh Jack Lapian dan Titi Sumawijaya. Dia mengatakan pernyataan yang disampaikan kedua terdakwa tidak benar.

"Saya korban dari Saudara Titi dan Jack Lapian dan membuat nama baik saya tercoreng," kata Andrew.

"Saya menerima informasi dari wartawan bahwa saya dilaporkan oleh Jack Boyd Lapian dan Titi Sumawijaya. Apa yang mereka sebutkan tidak benar," sambung Andrew.

Sebelumnya, Jack Lapian didakwa dengan tuduhan pencemaran nama baik terhadap pendiri Kaskus, Andrew Darwis. Jack Lapian didakwa bersama Titi Sumawijaya.

Pada sidang dakwaan, jaksa mengatakan Jack Lapian secara bersama-sama telah sengaja menyampaikan informasi yang berisi penghinaan atau pencemaran nama baik.

Dugaan pencemaran nama baik terhadap Andrew terjadi pada 16 September 2019. Kedua terdakwa disebut melakukan pencemaran nama baik dalam sebuah konferensi pers ketika keduanya menyampaikan Andrew Darwis diduga melakukan pemalsuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Bahwa dari konferensi pers yang dibuka dengan sesi tanya-jawab, Terdakwa II mengatakan berdasarkan kuasa hukum dari Terdakwa I sebagai pelapor terhadap Andrew Darwis yang diduga melakukan pemalsuan," ujar jaksa.

"Begitu juga menurut Terdakwa I bahwa Andrew Darwis melakukan pemalsuan dan juga TPPU dengan pinjam-meminjam," sambungnya.

Jack Lapian dan Titi Sumawijaya didakwa melanggar tiga pasal, yakni Pasal 27 ayat 3 KUHP, Pasal 311 ayat 1 KUHP juncto Pasal 55 KUHP, dan Pasal 310 ayat 1 KUHP juncto Pasal 55 KUHP.

Lihat juga Video: Jack Lapian Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik Pendiri KasKus

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/isa)