Pamit Pergi Mancing, Pria di Riau Ditemukan Tewas Diduga Diterkam Buaya

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 12:09 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi garis polisi (Rachman Haryanto/detikcom)
Indragiri Hulu - Seorang pria di Indragiri Hulu, Riau, bernama Marlena Lahagu (36) ditemukan tewas diduga diterkam buaya. Tubuh Lahagu ditemukan terpotong-potong setelah dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban awalnya pergi dari rumah pada Senin (1/3) sekitar pukul 05.30 WIB. Korban pergi dari rumah untuk memancing di area salah satu perusahaan di Batang Gansal.

"Korban awalnya pergi mancing. Kegiatan ini telah rutin dilakukan, berangkat Subuh dan pulang pada sore hari," tegas Ps Paur Humas Polres Indragiri Hulu Aipda Misran kepada detikcom, Kamis (4/3/2021).

Hingga malam hari korban ternyata tidak kunjung pulang. Keluarga pun kemudian melaporkan hilangnya korban ke polsek setempat bersama warga.

Keesokan harinya, warga dan polisi mulai melakukan pencarian. Selanjutnya, Selasa (2/3) pukul 23.00 WIB, masyarakat sekitar melaporkan telah menemukan potongan tubuh manusia.

"Potongan tubuh manusia, sepasang kaki yang diduga korban. Selanjutnya Kapolsek Batang Gansal beserta personel dan tim medis Puskesmas Batang Gansal menuju lokasi mengevakuasi potongan manusia," kata Misran.

Hasil pemeriksaan medis, potongan tubuh yang ditemukan adalah korban. Bahkan, di tubuh yang tersisa, ditemukan ada gigitan binatang buas.

"Hasil pemeriksaan luar oleh tim medis di bagian pinggang ditemukan bekas gigitan diduga buaya. Selanjutnya sisa potongan tubuh dibawa ke rumah duka," katanya.

Atas kejadian tersebut, keluarga menerima dengan ikhlas dan menolak tubuh korban diautopsi. Keluarga meyakini bahwa korban tewas akibat serangan buaya.

Humas Balai BKSDA Riau Dian Indriati membenarkan adanya informasi tersebut. Saat ini tim sudah turun ke lokasi kejadian.

"Berdasarkan komunikasi dengan Kapolsek Batang Gansal, informasi ini memang benar. tim SKW I dari Resor Kerumutan Selatan hari ini sudah ke lokasi," kata Dian. (ras/isa)