Kepala BNPB Ingatkan Ancaman Gempa-Tsunami: Pasti Akan Terjadi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 11:48 WIB
Kepala BNPB Doni Monardo di Rakornas Penanganan Bencana Tahun 2021 (Foto: Tangkapan layar YouTube BNPB)
Foto: Kepala BNPB Doni Monardo di Rakornas Penanganan Bencana Tahun 2021 (Foto: Tangkapan layar YouTube BNPB)
Jakarta -

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo kembali menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penanganan bencana. Salah satunya perihal pentingnya pencegahan dan mitigasi dalam menghadapi bencana.

"Sebagaimana yang sudah kita ketahui bersama, Bapak Presiden menekankan pentingnya pencegahan dan mitigasi dalam menghadapi kebencanaan, termasuk di dalamnya adalah ancaman bencana yang bersumber dari geologi dan vulkanologi," kata Doni dalam Rakornas Penanganan Bencana Tahun 2021 hari kedua, melalui video yang disiarkan kanal YouTube BNPB, Kamis (4/3/2021).

Doni mengungkapkan, gempa dan tsunami merupakan peristiwa yang berulang. Menurutnya, kondisi geografis Indonesia membuat sebagian wilayah menjadi rawan bencana.

"Gempa adalah peristiwa yang berulang, termasuk juga tsunami. Di sebagian wilayah nasional kita terdapat patahan-patahan lempeng yang tidak mungkin kita hindari, pasti akan terjadi pada suatu kelak, suatu saat kelak," tuturnya.

Karena itu, Doni berharap, rakornas yang digelar setiap tahunnya ini bisa memberikan solusi positif bagi Indonesia. Khususnya, dalam upaya menyelamatkan bangsa Indonesia dari bencana.

"Oleh karenanya rakor kita mulai hari ini sampai dengan selesai nanti diharapkan bisa memberikan suatu hal yang positif bagi upaya untuk menyelamatkan bangsa kita. Salus Populi Suprema Lex. Sebagaimana yang ditekankan oleh Bapak Presiden, keselamatan rakyat adalah hukum yang tertinggi," ujar Doni.

Rakornas Penanganan Bencana ini digelar sejak kemarin. Presiden Jokowi membuka langsung rakornas ini dari Istana Negara, Jakarta Pusat. Sementara, hari ini Rakornas juga dihadiri Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Simak juga 'Jokowi: Jangan Sibuk Buat Aturan, yang Utama Pelaksanaan':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/tor)