Sita dan Geledah Rumah Eks Stafsus Edhy Prabowo, KPK Bawa 3 Koper

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 21:42 WIB
KPK membawa 3 koper usai menggeledah rumah Andreau Pribadi Misanta, di Cilandak, Jaksel, Rabu (3/3/2021).
KPK membawa 3 koper setelah menggeledah rumah Andreau Pribadi Misanta. (Azhar/detikcom)
Jakarta -

KPK baru saja menyita rumah milik mantan staf khusus (stafsus) Edhy Prabowo, Andreau Pribadi Misanta, di Cilandak, Jakarta Selatan. KPK juga menggeledah kediaman tersangka kasus suap ekspor benih lobster atau benur tersebut.

Pantauan detikcom, penyidikan KPK keluar dari rumah Andreau yang berada di Jalan Cilandak I Ujung RT 03 RW 010 Nomor 38, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, pukul 20.55 WIB, Rabu (3/3/2021). Ada 3 penyidik yang masing-masing membawa satu koper.

Ketiga koper itu kemudian diletakkan ke dalam mobil penyidik KPK. Penyidik langsung beranjak meninggalkan kediaman Andreau.

KPK sudah memasang papan bertulisan 'Tanah dan Bangunan Ini Telah Disita' di pagar rumah Andreau. Ada tulisan 'KPK' di pojok atas sebelah kanan papan tersebut.

Pemasangan papan penyitaan oleh KPK itu langsung disaksikan oleh Andreau. Selain itu, ada Lurah Cilandak Barat Agus Gunawan serta Ketua RW dan Ketua RT setempat.

Seperti diketahui, dalam kasus dugaan suap terkait ekspor benur, KPK menetapkan 7 orang tersangka. Ketujuh tersangka tersebut ialah Edhi Prabowo, Andreau, Siswadi sebagai pengurus PT Aero Citra Kargo (PT ACK), Ainul Faqih sebagai staf istri Edhy Prabowo, Amiril Mukminin sebagai sekretaris pribadi Edhy Prabowo, serta seorang lagi bernama Suharjito sebagai Direktur PT DPP.

(zak/zak)