Saksi Akui Ada Pemberian Jam Tangan Rp 331 Juta untuk Edhy Prabowo

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 21:06 WIB
KPK kembali memeriksa mantan Menteri KKP Edhy Prabowo. Pemeriksaan itu dilakukan terkait dengan kasus yang kini tengah menjeratnya yakni suap ekspor benur.
Edhy Prabowo (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Saksi bernama Neti Herawati membenarkan adanya penyerahan jam tangan seharga Rp 331 juta untuk mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Neti mengatakan jam tangan itu diserahkan oleh Direktur PT PLI Deden Deni, yang saat ini sudah meninggal dunia.

Hal itu disampaikan Neti saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (3/3/2020). Neti adalah istri Siswadhi Pranoto Loe, pemilik PT Perishable Logistics Indonesia (PLI) dan PT Aero Citra Kargo (ACK).

"Almarhum (Deden) bilang ada permintaan pembelian jam tangan, diminta carikan jam Rolex dan Jacob&Co, almarhum minta bantuan saya, dan minta bantuan carikan jam tangan tersebut. Saya bilang saya nggak bisa. Almarhum minta lalu minta Kasman kontak customer yang ada di Hongkong untuk beli jam Rolex, akhirnya kita nggak ketemu," jelas Neti saat jaksa KPK bertanya tentang pembelian jam tangan merek Rolex dan Jacob&Co kepada Neti.

"Yang jam Jacob&Co dibelikan customer kami di Hong Kong, lalu jam tangan tersebut dibawa ke Jakarta dengan cara dipakai oleh orang airlines, karena kalau dikirim dengan kurir lainnya lama," sambung Neti

"Sedangkan abang-abang (Sespri Edhy Prabowo) itu udah push terus, minta jam terus. Lalu dipakai orang airlines dibawa pulang ke Jakarta, dan terima di Jakarta, yang terima Pak Deden," tambahnya.

Neti mengatakan pembelian jam tangan itu ditalangi menggunakan uang PT PLI kemudian diganti oleh uang Amiril Mukminin. Menurut Neti, jam itu diperuntukkan bagi Edhy Prabowo.

"Kalau nggak salah dibayarkan dulu PT PLI ke customer di Hong Kong, waktu sudah diterima totalnya, Kasman infokan ke almarhum, dan almarhum infokan ke Nini atas jam tersebut dipotong tagihan Amiril. Jam, berdasarkan informasi, dia (Deden) terima informasi dari abang-abang, itu jam itu untuk pak menteri," kata Neti.

Tonton Video: Edhy Prabowo Bantah KPK soal Manfaatkan Kunjungan Online

[Gambas:Video 20detik]


Selanjutnya
Halaman
1 2