KKB Tewas Ditembak di Mimika Dipastikan Ferry Elas Danton OPM Kalikopi

Saiman - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 20:34 WIB
Polres Mimika jumpa pers soal baku tembak TNI-Polri dengan KKB di Mile 53 (Saiman/detikcom)
Polres Mimika jumpa pers soal baku tembak TNI-Polri dengan KKB di Mile 53. (Saiman/detikcom)
Mimika - Satu anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) tewas dalam baku tembak dengan aparat TNI-Polri di Mile 53 Kabupaten Mimika, Papua. Anggota KKB yang tewas ditembak dalam peristiwa tersebut bernama Ferry Ellas (35).

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Era Adhinata mengatakan, dalam baku tembak yang terjadi pada Minggu (28/2/2021) antara TNI-Polri dan KKB yang terjadi di kawasan Mile 53 jauh dari area tambang Freeport. Baku tembak itu bermula saat pasukan yang berpatroli di kawasan hutan di Mile 53 melihat sekelompok orang menenteng senjata jenis AK-47 dan M16.

KKB melepaskan tembakan dan terjadilah baku tembak yang berlangsung selama 30 menit. Aparat melihat ada yang terjatuh dan beberapa orang lain melarikan diri.

"Jadi saat saling tembak terlihat ada yang terjatuh, dan sebagian lainnya melarikan diri, dengan membawa senjata korban," kata AKBP Era dalam jumpa pers di ruang Nemangkawi Polres Mimika, Selasa (2/3).

Dia mengatakan, seusai baku tembak, pada Minggu (28/2), aparat berusaha menuju lokasi kesulitan karena medan yang sangat sulit. Petugas memutuskan melanjutkan pada Senin (1/3) tim menuju TKP. Tim yang berjalan selama satu hari tiba di TKP dan menemukan satu jenazah.

"Tim yang tiba di TKP hanya menemukan satu jenazah, dan beberapa barang bukti, seperti 6 handphone dan barang bukti lainnya, kalaupun ada korban lain bisa saja ada, tapi yang jelas berdasarkan fakta kami hanya menemukan satu jenazah di TKP," tambahnya.

Dari beberapa barang bukti yang ditemukan di TKP, diketahui anggota KKB yang tewas tersebut adalah Ferry Ellas, yang menjabat Komandan Pleton Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (Danton TPN OPM) Kodap III Kalikopi Tembagapura pimpinan Joni Botak. Polisi mengungkap catatan kriminal Feri Elas.

"Fery Elas adalah komandan di kelompok mereka di bawah pimpinan Joni Botak, yang memiliki catatan segudang tindak kriminal, berperan ikut dalam deklarasi penggabungan KKB se-Pegunungan Tengah 1 Agustus 2019 di Ilaga serta terlibat perampasan HP masyarakat sipil di Kabupaten Puncak Ilaga pada Agustus 2019 dan ikut KKB gabungan melaksanakan gangguan keamanan di Tembagapura tahun 2020," kata AKBP Era.

Ia menambahkan, Feri Elas juga tercatat pernah terlibat dalam penyanderaan guru dan tindak pidana pencurian HP korban guru di kampung Jagamin pada 22 Februari 2020. Dia juga terlibat dalam penembakan Pos Pam TNI/Polri di Opitawak pada Maret 2020.

AKBP Era menjelaskan, dari hasil pencocokan wajah, ditemukan kemiripan antara Fery dan foto Fery Elas yang ada pada database tim operasi gabungan TNI-Polri hingga atribut yang digunakan korban dan identifikasi gambar, ditemukan kemiripan dengan Fery Elas.

"Bahkan barang bukti lain berupa satu HP yang ditemukan berisi foto-foto Fery Elas yang setelah dilakukan investigasi ada persesuaian dengan korban yang ditemukan di TKP baik pakaian yang digunakan, jam, kalung, anting, postur tubuh, dan wajah," jelas Era.

Sementara itu, jenazah korban tidak memungkinkan untuk dibawa ke Timika karena sulitnya medan. Aparat pun sempat ditembaki KKB ketika ada di lokasi kejadian.

Lihat juga Video: Kapolda Papua Blak-blakan Minta Kasus HAM Dituntaskan

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)