Anggota KKB Ditembak Mati di Mimika Danton OPM, Ini Catatan Kriminalnya

Antara - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 13:37 WIB
Anggota KKB yang juga danton Kodap III Feri Elas saat memimpin anak buah di lapangan.(ANTARA News Papua/HO-Satgas Ops Nemangkawi Polri)
Anggota KKB yang juga danton Kodap III Feri Elas saat memimpin anak buah di lapangan.(ANTARA News Papua/HO-Satgas Ops Nemangkawi Polri)
Jakarta - Dua anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) tewas dalam baku tembak dengan aparat TNI-Polri di Mile 53 Kabupaten Mimika, Papua. Salah satu anggota KKB yang tewas ditembak dalam peristiwa tersebut adalah Feri Elas (35).

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Era Adhinata mengatakan Feri Elas adalah Komandan Pleton Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (Danton TPN OPM) Kodap III Kalikopi Tembagapura pimpinan Joni Botak. Polisi mengungkap catatan kriminal Feri Elas.

"Korban anggota KKB Fery Ellas dalam catatan kriminal Kepolisian berperan ikut dalam deklarasi penggabungan KKB se-Pegunungan Tengah 1 Agustus 2019 di Ilaga serta terlibat perampasan HP masyarakat sipil di Kabupaten Puncak Ilaga pada Agustus 2019 dan ikut KKB gabungan melaksanakan gangguan keamanan di Tembagaoura tahun 2020," kata AKBP Era Adhinata dalam keterangan tertulis diterima Antara di Timika, Selasa (2/3/2021).

Ia menambahkan, Feri Elas juga tercatat pernah terlibat penyanderaan guru dan tindak pidana pencurian HP korban guru di kampung Jagamin pada 22 Februari 2020. Dia juga terlibat penembakan Pos Pam TNI/Polri di Opitawak pada bulan Maret 2020.

AKBP Era mengatakan dari hasil pencocokan wajah, ditemukan kemiripan antara Fery dengan foto Fery Elas yang ada pada database tim operasi gabungan TNI-Polri hingga atribut yang digunakan korban dan identifikasi gambar, ditemukan kemiripan dengan Fery Elas.

"Bahkan barang bukti lain berupa satu HP yang ditemukan berisi foto-foto Fery Elas yang setelah dilakukan investigasi ada persesuaian dengan korban yang ditemukan di TKP baik pakaian yang digunakan, jam, kalung, anting, postur tubuh, dan wajah," bebernya.

AKBP Era mengakui medan yang dilalui tim gabungan TNI/Polri untuk menuju lokasi olah tempat kejadian perkara (TKP) sangat berat dan melewati tebing yang curam hingga menyeberang sungai dengan arusnya yang deras.

Satu anggota KKB lain yang ditembak ialah Heri Yakob Newegalem (26). AKBP Era juga meluruskan soal info ada remaja anggota KKB yang tewas ditembak dalam peristiwa tersebut.

Kabar bohong (hoax) itu disebarkan juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Sebby Sambom. Sebby Sambom memberi keterangan di salah satu media daring lokal, dalam kontak tembak di Mile 53 PT Freeport Indonesia, Kabupaten Mimika, salah satu anggota KKB yang tewas ditembak aparat adalah remaja Yasko Nebekalem (17).

"Faktanya, dua orang KKB yang tewas dalam kontak senjata dengan aparat TNI-Polri, dan dapat dipastikan keduanya telah berusia dewasa. Berdasarkan info lapangan bahwa terdapat dua orang yang tewas dalam kejadian kontak tersebut, yakni Ferry Ellas (35) dan Heri Yakob Newegalem (26), anggota KKB pimpinan Joni Botak," kata AKBP Era.

Polisi memastikan dua KKB yang berhasil dilumpuhkan bernama Ferry Ellas dan Heri Yakob Newegalem.

Simak video 'Kapolda Jelaskan Kompleksitas Kehadiran KKB di Tanah Papua':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/idh)