Polisi Tangkap Pencuri 49 Tabung Oksigen di Muara Baru Jakut

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 19:17 WIB
Pencurian Tabung Oksigen di Jakut (Dokumen dari Polisi)
Polisi mengungkap kasus pencurian tabung oksigen di Jakut. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Polsek Muara Baru menangkap tiga pria berinisial S (32), J (38), dan H (58) sebagai pelaku hingga penadah pencurian tabung gas oksigen. Total, ada 49 tabung gas yang dicuri oleh kelompok tersebut.

Kasus tersebut bermula dari laporan korban bernama Safrudin (36) ke Polsek Muara Baru pada Sabtu (27/2) setelah mengaku kehilangan puluhan tabung gas oksigen. Puluhan tabung gas miliknya itu hilang sejak dua bulan lalu.

"Korban melaporkan telah kehilangan 49 buah tabung gas oksigen di Pelabuhan Muara Baru dan Muara Angke sejak 15 Januari 2021 sampai 23 Februari 2021 dengan harga per tabungnya Rp 1,3 juta," kata Kapolsek Muara Baru AKP Seto Handoko Putra dalam keterangannya, Selasa (2/3/2021).

Pencurian Tabung Oksigen di Jakut (Dokumen dari Polisi)Polisi mengungkap kasus pencurian tabung oksigen di Jakut (Foto: dok. Istimewa)

Berbekal laporan tersebut, polisi kemudian bergerak melakukan penyelidikan. Dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Muara Baru Iptu Aries Arianto, dua pelaku pencurian inisial S dan J ditangkap.

Kedua pelaku kemudian dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kepada polisi, keduanya mengaku mencuri 49 tabung gas milik korban dan menjual barang curian tersebut kepada penadah inisial H.

"Tabung-tabung gas oksigen sebanyak 49 buah yang dicuri tersebut dijual kepada pelaku H di daerah Muara Baru, Jakarta Utara, dengan harga Rp 400 ribu per tabungnya," terang Seto.

Ketiganya mengaku melakukan tindakan tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Polisi kini masih mendalami indikasi adanya korban lain dari aksi pelaku.

Setelah menangkap ketiga pelaku, 49 barang bukti yang dicuri pun telah diamankan kembali. Polisi pun menemukan bukti surat kepemilikan tabung gas milik korban yang sempat dicuri pelaku.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku kini dijerat dengan Pasal 363 KUHP juncto Pasal 480 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara.

(ygs/knv)