Ali Kalora Pentolan MIT Diduga Tertembak di Poso, Kabur lagi ke Hutan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 15:50 WIB
Sosok Ali Kalora yang diburu polisi
Ali Kalora (kanan) (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Ali Kalora, pentolan Mujahidin Indonesia Timur (MIT), dikabarkan terluka dalam baku tembak dengan prajurit TNI. Aparat Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya masih mengejar MIT.

"Baru diduga demikian. Terkena tembakan dan sedang dilakukan pengejaran," kata Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Suparnoto saat dihubungi, Selasa (2/3/2021).

Baku tembak antara Satgas Madago Raya dan MIT terjadi di Pegunungan Andole, Desa Tambarana, Poso Pesisir Utara, pada Senin (1/3), sekitar pukul 16.30 Wita. Saat ini aparat Satgas Madago Raya masih melakukan pencarian di sekitar lokasi tersebut.

Dalam insiden baku tembak tersebut, dua anggota MIT tewas ditembak bernama Samir alias Alfin asal Banten dan Irul asal Poso. Belum diketahui detail kronologi baku tembak tersebut.

"Belum diketahui berapa jumlahnya, cuma memang masih sedang melarikan diri. Sekarang sisa 9 orang," kata Kombes Didik.

Dari lokasi tersebut, Satgas Madago Raya menyita sejumlah barang bukti, seperti senjata api laras panjang, GPS, bahan makanan, dan satu buah tas ransel milik kedua jenazah DPO MIT.

"Mereka dalam formasi turun, bisa saja sedang melakukan kegiatan atau mencari bahan makanan. Begitu informasi itu didapat, langsung dilakukan pengejaran oleh Satgas Madago Raya," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Kapolda Sulteng Irjen Abdul Rakhman Baso mengatakan, berdasarkan hasil identifikasi di RS Bhayangkara, kedua jenazah kelompok bersenjata tersebut merupakan anggota MIT yang ditetapkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO) MIT, yaitu Samir alias Alfin asal Banten dan Irul asal Poso.

"Kami baru saja usai melakukan identifikasi kepada kedua jenazah MIT. Keduanya adalah Samir alias Alfin dan Irul. Samir tewas tertembak dan Irul tewas akibat bom yang melekat pada badannya meledak," ungkap Irjen Abdul Rakhman Baso pada Selasa (2/3).

Sementara itu, prajurit TNI Praka Dedi Irawan gugur dalam kejadian baku tembak yang terjadi di Pegunungan Andole, Desa Tambarana, Poso Pesisir Utara.

"Baku tembak terjadi sekitar pukul 16.30 Wita, saat itu juga satu prajurit TNI Parka Dedi Irawan gugur. Hari ini jenazahnya diterbangkan ke Jakarta," ucapnya.

Simak juga video '11 Orang Kelompok MIT Masih DPO, Satgas Tinombala Diperpanjang?':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/idh)