Baku Tembak di Poso: 2 DPO MIT Tewas, 1 Prajurit TNI Gugur

Mohammad Qadri - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 12:50 WIB
A shot is fired by Canadas Zina Kocher as she competes in the Womens Biathlon 4x6 km Relay at the Laura Cross-Country Ski and Biathlon Center during the Sochi Winter Olympics on February 21, 2014, in Rosa Khutor, near Sochi.  AFP PHOTO / KIRILL KUDRYAVTSEV        (Photo credit should read KIRILL KUDRYAVTSEV/AFP/Getty Images)
Ilustrasi baku tembak. (Foto: AFP)
Jakarta -

Baku tembak terjadi antara prajurit TNI dan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Akibatnya, seorang prajurit TNI gugur dan 2 anggota MIT tewas.

Kapolda Sulteng Irjen Abdul Rakhman Baso mengatakan baku tembak antara Satgas Madago Raya dan MIT terjadi di Pegunungan Andole, Desa Tambarana, Poso Pesisir Utara, pada Senin (1/3).

Hasil identifikasi di RS Bhayangkara, kedua jenazah kelompok bersenjata tersebut merupakan anggota MIT yang ditetapkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO) MIT, yaitu Samir alias Alfin asal Banten dan Irul asal Poso.

"Kami baru saja usai melakukan identifikasi kepada kedua jenazah MIT. Keduanya adalah Samir alias Alfin dan Irul. Samir tewas tertembak dan Irul tewas akibat bom yang melekat pada badannya meledak," ungkap Irjen Abdul Rakhman Baso pada Selasa (2/3/2021).

Satgas Madago Raya menyita sejumlah barang bukti, di antaranya amunisi senjata api laras panjang sebanyak 11 unit, GPS, dan satu buah tas ransel milik kedua jenazah DPO MIT.

Sementara itu, prajurit TNI Praka Dedi Irawan gugur dalam kejadian baku tembak yang terjadi di Pegunungan Andole, Desa Tambarana, Poso Pesisir Utara.

"Baku tembak terjadi sekitar pukul 16.30 WITA, saat itu juga satu prajurit TNI Parka Dedi Irawan gugur. Hari ini jenazahnya diterbangkan ke Jakarta," ucapnya.

Lihat juga Video: Satgas Tinombala Tembak Mati 2 Anggota MTI Poso

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)