1 Tahun Pandemi di Aceh: Heboh Jam Malam-7 Kepala Daerah Positif Corona

Agus Setyadi - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 12:36 WIB
Poster
Ilustrasi COVID-19 (Edi Wahyono/detikcom)
Banda Aceh -

Kasus positif virus Corona atau COVID-19 pertama kali diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditemukan di Depok pada 2 Maret 2020. Setelah itu, kasus Corona mulai menyebar di berbagai daerah, termasuk Aceh.

Dirangkum detikcom, Selasa (2/3/2021), kasus positif Corona pertama di Aceh diumumkan pada Senin (23/3/2020). Kala itu, seorang warga Lhokseumawe, AA (53), dirawat di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin, Banda Aceh, dengan status pasien dalam pemantauan (PDP).

AA punya riwayat kunjungan ke Surabaya dan Bogor pada awal Maret. Setelah pulang ke Aceh, dia mengalami demam dan pilek sehingga berobat ke Rumah Sakit Arun, Lhokseumawe, pada Senin (16/3/2020). Ketika dirawat, kondisinya memburuk.

Tim dokter RS Arun kemudian berkonsultasi dengan dokter di RSUZA Banda Aceh. Pasien tersebut diputuskan dirujuk dan tiba di RSUZA pada Jumat (20/3/2020) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Tiga hari dirawat di rumah sakit milik Pemerintah Aceh itu, AA meninggal dunia dengan status PDP. Hasil pemeriksaan swab-nya keluar tiga hari kemudian dan dia dinyatakan positif Corona.

Aturan Jam Malam Bikin Heboh

Setelah ada kasus pertama, Pemprov Aceh membuat sejumlah langkah penanganan. Salah satunya, pemberlakuan jam malam mulai Minggu (29/3/2020).

Saat itu, warga hanya dibolehkan beraktivitas di luar rumah hingga pukul 20.30 WIB. Jalanan di Kota Banda Aceh ditutup pada malam hari dan dijaga prajurit TNI. Pemberlakuan jam malam itu hanya bertahan seminggu karena menuai protes dari masyarakat.

Kasus Corona di Aceh sempat landai pasca-dicabutnya pemberlakuan jam malam. Pemprov Aceh kemudian membuat sejumlah aturan lain termasuk memperketat perbatasan.

Lonjakan Kasus di Aceh

Tiga bulan berselang, positif Corona di Serambi Mekah melonjak jadi 107 kasus, tepatnya pada (14/7/2020). Beberapa hari kemudian, kasusnya mulai 'ngegas' dengan jumlah penambahan pasien positif sebanyak 45 orang pada Rabu (24/7/2020).

Usai hari raya Idul Adha, kasus positif Corona melonjak drastis. Pada Senin (17/8/2020), Aceh mencatat jumlah warga yang tertular virus Corona mencapai 1.043 orang.

Setahun berselang, positif Corona di Aceh berjumlah 9.543 kasus. Jumlah itu merupakan data hingga Senin (1/3). Sebanyak 1.325 orang masih dirawat, 7.836 dinyatakan sembuh, dan 382 orang meninggal dunia.

Simak video 'WHO Jelaskan Alasan Kasus Baru COVID-19 Dunia Naik Lagi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2