65 Hektare Lahan Padi Terdampak Akibat Banjir Bandang di Dompu NTB

Faruk Nickyrawi - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 11:28 WIB
Lahan padi terdampak akibat banjir bandang di Dompu (Faruk/detikcom)
Foto: Lahan padi terdampak akibat banjir bandang di Dompu (Faruk/detikcom)
Dompu - Banjir bandang yang terjadi di tiga desa di Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) merusak 443 rumah warga. Selain itu, 65 hektare lahan padi juga terdampak akibat diterjang banjir bandang.

"Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perkebunan Dompu, mencatat seluas 65 hektar lahan pertanian padi yang siap panen, juga terdampak," ungkap Kepala Bidang Tanaman Pangan Distambun Dompu, Armansyah, saat dihubungi wartawan, Selasa (2/3/2021).

Armansyah mengatakan Dinas Pertanian masih mengupayakan bantuan untuk mengatasi ancaman gagal panen terhadap warga yang terdampak banjir. Pasalnya kata dia, semua lahan pertanian yang terdampak, tak satupun yang tercover asuransi tani.

"Masih bisa diselamatkan dengan panen awal, tapi pasti hasilnya akan turun. Kita upayakan untuk salurkan bantuan," ujarnya.

Selain merusak lahan pertanian padi, banjir bandang juga merusak saluran irigasi teknis di lahan warga yang berada di tiga desa tersebut. Untuk memperbaiki kerusakan saluran irigasi teknis, Dinas Pertanian akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Dompu.

Sebelumnya diberitakan, banjir bandang yang melanda tiga desa di satu kecamatan di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), menghanyutkan puluhan rumah warga. Sebanyak 60 rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat.

"Data keseluruhan kerusakan berjumlah 443, dengan rincian, rumah hanyut 43, rusak berat 60 unit dan 340 unit mengalami rusak ringan," kata Kapolres Dompu, AKBP Syarif Hidayat, kepada wartawan, Senin (1/3).

Syarif mengatakan puluhan personel dari Polres Dompu telah dikerahkan di lokasi. Polisi mendirikan posko dan dapur umum.

"Personel di lapangkan ikut membangun mendirikan posko darurat, tenda dapur umum dan melayani masyarakat yang mengecek kesehatan warga pasca banjir," ujar Syarif.

Saksikan juga 'Baru Juga Surut, Banjir Kembali Terjang 2 Desa di Probolinggo':

[Gambas:Video 20detik]



(man/man)