Update Dampak Banjir Bandang di Dompu NTB: 43 Rumah Hanyut, 400 Rusak

Faruk - detikNews
Senin, 01 Mar 2021 15:20 WIB
Kondisi Desa Daha, Dompu, NTB, usai diterjang banjir bandang, Senin (1/3/2021).
Foto: Kondisi Desa Daha, Dompu, NTB, usai diterjang banjir bandang. (Faruk/detikcom)
Dompu -

Banjir bandang yang melanda tiga desa di satu kecamatan di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), menghanyutkan puluhan rumah warga. Sebanyak 60 rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat.

"Data keseluruhan kerusakan berjumlah 443, dengan rincian, rumah hanyut 43, rusak berat 60 unit dan 340 unit mengalami rusak ringan," kata Kapolres Dompu, AKBP Syarif Hidayat, kepada wartawan, Senin (1/3/2021).

Kondisi Desa Daha, Dompu, NTB, usai diterjang banjir bandang, Senin (1/3/2021).Foto: Kondisi Desa Daha, Dompu, NTB, usai diterjang banjir bandang. (Faruk/detikcom)

Syarif mengatakan puluhan personel dari Polres Dompu telah dikerahkan di lokasi. Polisi mendirikan posko dan dapur umum.

"Personel di lapangkan ikut membangun mendirikan posko darurat, tenda dapur umum dan melayani masyarakat yang mengecek kesehatan warga pasca banjir," ujar Syarif.

Pantauan detikcom di lokasi kejadian, warga masih terus melakukan pembersihan dari sisa-sisa material banjir bandang. Salah seorang warga menyebut banjir bandang baru kali ini terjadi.

"Selama 50 tahun saya tinggal di sini baru kali ini terjadi banjir. Selama ini tidak pernah ada," ungkap salah seorang warga Desa Daha, Nurmi.

Menurutnya, sebelum banjir bandang, hujan deras disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 23.00 WITA, Sabtu (27/2) lalu. Pada Minggu (28/2) dini hari, sekitar pukul 02.00 WITA dini hari, banjir melanda Desa Daha, Desa Rasabou dan Desa Marada.

"Banyak warga yang membabat hutan untuk ditanami jagung. Makanya banjir ini datang dengan sisa-sia kayu," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dompu, NTB, menetapkan 7 hari tanggap darurat bencana banjir bandang yang melanda tiga desa di Kecamatan Hu'u. Sedangkan untuk tahap pemulihan, BPBD menetap hingga 10 hari ke depan.

"Untuk tanggap darurat bencana kita tetapkan selama 7 hari. Pemulihan 10 hari ke depan," ungkap Kalaksa BPBD Dompu, Jufri kepada detikcom, Senin (1/3).

Lihat juga video 'Baru Juga Surut, Banjir Kembali Terjang 2 Desa di Probolinggo':

[Gambas:Video 20detik]



(zak/zak)